BLORA –Kericuhan melibatkan dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) terjadi di sekitar lampu merah Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora pada Selasa (14/1) kemarin. Insiden ini berujung pada perusakan kendaraan dan bentrokan fisik antar anggota ormas, yang kini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika sekelompok orang yang diduga anggota organisasi Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya melakukan aksi perusakan terhadap mobil dan memukul anggota yang diduga berasal dari ormas Pemuda Pancasila (PP). Aksi tersebut terjadi di perempatan Karangjati, Blora, yang langsung menarik perhatian warga setempat.
Akibat insiden tersebut, sebuah mobil berwarna doreng oranye khas PP mengalami kerusakan. Selain itu, sekitar tiga motor yang terparkir di lokasi kejadian juga dilaporkan rusak. Polisi yang datang segera mengamankan lokasi dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP).
Kasi Humas Polres Blora, AKP Gembong Widodo, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyelidiki lebih lanjut kejadian ini. “Kami masih mengumpulkan informasi dari masyarakat sekitar dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Jika sudah ada titik terang terkait kejadian ini, kami akan segera memberikan informasi lebih lanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC GRIB Blora, Sugiyanto, membenarkan bahwa anggota GRIB terlibat dalam perusakan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa para pelaku berasal dari luar Blora dan sedang dalam perjalanan pulang. “Ini kan mau pulang diadang. Yang penting pulang dengan damai, ya sudah pulang,” ungkapnya saat dikonfirmasi.
Polisi kini tengah menyelidiki lebih lanjut kasus ini untuk memastikan penyebab dan pelaku di balik kericuhan tersebut. Perusakan dan bentrokan yang melibatkan ormas ini menjadi perhatian publik dan pihak kepolisian yang berusaha menjaga situasi agar tetap kondusif.
(N/014)