Banser Siaga 24 Jam, Tindak Tegas Demonstrasi di Depan Kantor PBNU

BITVonline.com - Senin, 05 Agustus 2024 06:59 WIB

JAKARTA  –Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, kini menjadi pusat perhatian setelah aksi demonstrasi kontroversial pada Jumat lalu. Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Addin Jauharudin, dengan tegas memastikan bahwa Barisan Ansor Serbaguna (Banser) siap menjaga kantor PBNU agar tidak terulang lagi aksi yang mengganggu.

Dalam pernyataannya di Kantor PBNU pada Senin (5/8/2024), Addin menyatakan bahwa Banser akan bertindak keras untuk membubarkan setiap aksi demonstrasi di depan kantor PBNU. “Kita minta pertama tidak ada lagi aksi di depan PBNU, apapun itu. Kalau ada kita langsung sikat, langsung gebuk, tapi sebelumnya kita pendekatan persuasif,” ungkap Addin dengan tegas.

Pengamanan kantor PBNU oleh pasukan Banser akan dilakukan secara 24 jam penuh. Addin menegaskan bahwa Banser siap mendukung keputusan PBNU dan akan berkoordinasi dengan baik jika diperlukan. “Ya betul 24 jam, kita siap untuk menjalankan segala arahan PBNU,” tambahnya.

Menurut Addin, keputusan ini bertujuan untuk melindungi martabat kantor PBNU dari segala bentuk aksi yang dapat merusak citra organisasi. “Kita nggak mau lagi gedung ini dinodai dikotori oleh demo-demo. Jadi yang kedua hal apapun lagi yang berkembang di lapangan segala macam, Banser akan terus berkoordinasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan, kita bisa langsung kirim pasukan ke sana,” jelasnya.

Banser, sebagai bagian dari GP Ansor, memiliki jaringan luas yang mencakup Jabodetabek dan seluruh Indonesia. Addin mengungkapkan bahwa mereka dapat mengumpulkan hingga 100 ribu personel Banser hanya dari area Jabodetabek saja. “Ini kan nggak seberapa ya, kita memang panggil yang dekat-dekat, kalau Jabodetabek kita kumpulkan bisa sampai 100 ribu orang, (Nasional) 8 juta,” paparnya.

Sebelumnya, aksi demonstrasi oleh sejumlah massa yang mengatasnamakan Aliansi Santri Gus Dur di depan Kantor PBNU menuntut Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PBNU untuk mundur dari jabatannya. Hal ini memicu keputusan tegas dari GP Ansor untuk menjaga stabilitas dan keamanan di kantor PBNU.

Kondisi politik dan sosial di sekitar PBNU terus menjadi sorotan publik mengingat peran dan pengaruh organisasi ini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keputusan Banser untuk melakukan pengamanan intensif menunjukkan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang, sementara warga dan pengamat politik menantikan langkah berikutnya dari PBNU dan pemerintah terkait dinamika ini.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Hadis Bau Mulut Orang Puasa: Bukan Soal Aroma Fisik

Berita

Modal Usaha Makin Gampang, KUR BRI 2026 Rp100 Juta Tanpa Jaminan Siap Cair!

Berita

Harga Emas Antam Naik Tipis ke Rp 3,028 Juta per Gram, Buyback Rp 2,813 Juta

Berita

Harmoni Imlek 2026 di Deli Serdang, Bupati Asri Tekankan Persatuan dan Kepedulian Sosial

Berita

Pemkot Medan Tegaskan Penataan Daging Non-Halal Bukan Pelarangan, Pedagang Tetap Bisa Berjualan

Berita

Keluarga Erlima Laoli Klarifikasi Hoax: Kematian Bukan Karena Tak Mendapat Bantuan