JAWA BARAT –Nurhasanah, seorang wanita berusia 52 tahun, ditemukan tewas membusuk di rumahnya di Kampung Pasirkalapa, Desa Peuteuycondong, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Minggu, 10 Agustus 2024. Penemuan jenazah ini mengundang perhatian setelah warga setempat melaporkan ketidakberadaan almarhumah selama beberapa hari terakhir.
Penemuan Jenazah
Kapolsek Cibeber, AKP Tio, menjelaskan bahwa Nurhasanah diketahui hidup sebatang kara setelah suaminya meninggal dunia beberapa waktu lalu. Ketidakhadiran Nurhasanah di lingkungan sekitar membuat warga curiga. “Warga mulai khawatir karena almarhumah sudah beberapa hari tidak terlihat. Mereka memutuskan untuk memeriksa rumahnya dan menemukan jenazah dalam kondisi membusuk,” ungkap AKP Tio.
Tindakan Polisi
Setelah penemuan tersebut, aparat kepolisian segera berkoordinasi dengan unit Inafis Satreskrim Polres Cianjur untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kami telah melakukan pemeriksaan awal dan tidak ditemukan adanya luka bekas tindak kekerasan. Untuk memastikan penyebab kematian, kami masih menunggu izin dari pihak keluarga untuk melakukan autopsi,” tambahnya.
Penyebab Kematian Sementara
Jenazah Nurhasanah telah dibawa ke kamar mayat RSUD Sayang Cianjur untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari pemeriksaan awal, dugaan sementara adalah bahwa kematian Nurhasanah disebabkan oleh sakit. Di sekitar jenazah ditemukan beberapa obat-obatan yang mungkin berkaitan dengan kondisinya. “Kami menduga bahwa kematian almarhumah mungkin akibat sakit, mengingat adanya obat-obatan di sekitar jenazah. Namun, hasil autopsi akan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai penyebab kematian,” jelas AKP Tio.
Kehidupan Almarhumah
Nurhasanah tinggal sendiri setelah suaminya meninggal dunia. Kehidupan sehari-harinya tidak banyak diketahui oleh warga karena ia tidak banyak berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Penemuan jenazah ini menjadi sorotan publik dan mengingatkan pentingnya perhatian terhadap orang-orang yang mungkin hidup sendirian.
Kepolisian setempat akan terus melanjutkan penyelidikan dan menunggu hasil autopsi untuk mendapatkan kepastian mengenai penyebab kematian Nurhasanah. Sementara itu, warga setempat dan pihak keluarga diharapkan dapat bekerja sama untuk memberikan informasi yang diperlukan dalam proses penyelidikan ini.
(N/014)