Anak Laki-Laki 3 Tahun Tewas Terjatuh ke Dalam Septic Tank di Tapanuli Utara!

BITVonline.com - Rabu, 04 September 2024 04:16 WIB

TAPUT –Kecelakaan tragis menimpa seorang anak laki-laki berusia tiga tahun, berinisial BP, yang tewas setelah terjatuh ke dalam septic tank di rumahnya di Kecamatan Siborong-Borong, Kabupaten Tapanuli Utara, Selasa (3/9). Insiden ini mengundang duka mendalam di kalangan keluarga dan masyarakat sekitar.

Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sitinjak, mengungkapkan bahwa tragedi tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Pada saat kejadian, BP sedang berada di halaman belakang rumah, dan neneknya yang biasanya mengawasi, tidak menyadari keberadaan BP yang tiba-tiba menghilang dari pandangan.

“Ayah korban menjelaskan bahwa pada waktu kejadian, BP pergi sendirian ke belakang rumah. Saat itu, nenek korban tidak memperhatikan BP yang pergi,” jelas Ernis dalam konferensi pers pada Rabu (4/9).

Menurut keterangan Kapolres, di belakang rumah terdapat sebuah septic tank dengan penutup terbuat dari seng. Penutup septic tank tersebut diketahui telah bergeser dan terbuka, memberikan akses bagi BP untuk jatuh ke dalamnya. Keberadaan septic tank yang terbuka ini diduga menjadi penyebab utama terjadinya insiden tragis tersebut.

Setelah menyadari bahwa BP hilang, keluarga langsung melakukan pencarian. Mereka menemukan BP berada di dalam septic tank dengan keadaan sudah lemas. Keluarga segera mengeluarkan BP dan membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun, meskipun telah mendapatkan perawatan intensif selama dua jam, nyawa BP tidak tertolong. Dokter di rumah sakit menyatakan bahwa BP meninggal dunia akibat dampak dari terjatuh ke dalam septic tank dan terpapar bahan-bahan berbahaya yang ada di dalamnya.

Kapolres Ernis Sitinjak menambahkan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dan mencegah kejadian serupa di masa depan. “Kami akan mengevaluasi lebih lanjut mengenai kondisi dan keamanan lingkungan di sekitar rumah korban untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa,” tegas Ernis.

Insiden ini mengingatkan kembali pentingnya pengawasan yang ketat terhadap anak-anak, terutama di area yang memiliki potensi bahaya seperti septic tank yang tidak tertutup dengan baik. Keluarga korban dan masyarakat diharapkan dapat belajar dari kejadian ini untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan anak-anak.

Keluarga BP yang sedang berduka mendapatkan dukungan dari tetangga dan kerabat, sementara pihak berwenang melanjutkan investigasi untuk memastikan tidak ada kelalaian yang menyebabkan tragedi ini. Kejadian ini juga menjadi perhatian penting bagi pihak berwenang untuk melakukan tindakan preventif dalam mengatasi potensi bahaya di lingkungan sekitar.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Pengungsi Bencana Tandihat di Huntara: Nyaman Tapi Rindu Rumah Sendiri

Olahraga

Kemnaker Fokus Penguatan Sistem Hubungan Industrial Tahun 2026 untuk Lindungi Pekerja

Olahraga

Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Jaminan Hidup untuk Korban Banjir dan Longsor di Padangsidimpuan

Olahraga

Hukuman Mati ABK Sea Dragon Medan Jadi Sorotan, Menteri Natalius Pigai: Bertentangan dengan Hak Asasi Manusia

Olahraga

Tangis Ibunda ABK Sea Dragon Medan yang Dituntut Hukuman Mati: Saya Tidak Rela, Tidak Ikhkas!

Olahraga

BRI Salurkan Dana Tunggu Hunian Rp1,8 Juta untuk 418 Warga Desa Hutagodang Terdampak Bencana