MEDAN — Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Utara 2026 berpotensi mundur dari jadwal semula pada 7–15 November 2026.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut masih menunggu kesiapan sejumlah kabupaten dan kota yang terkendala anggaran.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumatera Utara, M. Mahfullah Pratama Daulay, mengatakan persiapan Porprov 2026 secara umum berjalan sesuai rencana.
Baca Juga: Demo Mahasiswa di Kantor Gubernur Aceh Memanas, Polisi Putar Salawat Badar untuk Redam Ketegangan Namun, kesiapan peserta dari sejumlah daerah masih menjadi tantangan, terutama karena proses Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026 belum rampung.
Hal itu disampaikan Mahfullah dalam siaran langsung yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Radio Kardopa, Jalan Iskandar Muda Nomor 117A, Medan, Rabu, 21 Oktober 2026.
"Banyak kabupaten/kota yang menganggarkan kegiatan ini di P-APBD dan beberapa di antaranya belum final P-APBD, jadi terkendala di situ, tetapi semua masih dinamis, kita akan tetap tunggu daerah yang belum selesai P-APBD-nya," kata Mahfullah.
Mahfullah, yang akrab disapa Ipung, mengatakan Pemprov Sumut bersama KONI masih berupaya mendorong seluruh kabupaten dan kota agar berpartisipasi dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Menurut dia, keikutsertaan seluruh daerah penting untuk menjaring atlet potensial, termasuk mereka yang berada di wilayah pelosok.
Porprov juga diharapkan dapat meningkatkan gairah kompetisi olahraga di Sumatera Utara.
"Pak Gubernur sudah menekankan kepada kami agar sebisa mungkin seluruh daerah ikut, jadi talenta-talenta yang ada di daerah bahkan di pelosok bisa terdeteksi, selain itu juga menggairahkan kompetisi di seluruh daerah," kata Ipung.
Sementara itu, Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar menyebutkan sekitar 3.700 atlet dan 1.600 ofisial telah terdaftar untuk mengikuti Porprov Sumut 2026.
Namun, jumlah peserta tersebut masih dapat berubah karena beberapa kabupaten dan kota belum memastikan keikutsertaannya.