JAKARTA - Kelanjutan penyelenggaraan MotoGP Indonesia di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), setelah musim 2026 masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyebut belum ada kepastian mengenai perpanjangan kontrak, meski Mandalika sudah masuk kalender MotoGP 2027.
Pernyataan tersebut disampaikan Erick setelah MotoGP Indonesia 2026 selesai digelar di Sirkuit Mandalika pada Minggu (11/10/2026). Ajang tersebut sekaligus menandai lima musim berturut-turut Indonesia menjadi tuan rumah balapan motor paling bergengsi di dunia.
Erick mengatakan keputusan mengenai perpanjangan kontrak penyelenggaraan MotoGP Indonesia masih menunggu arahan Presiden Prabowo. Dia berharap kepastian terkait masa depan balapan tersebut bisa disampaikan langsung oleh kepala negara.
Baca Juga: Dua Tahun Prabowo-Gibran: Wajah Baru BGN, Geser Fokus Target ke Pembenahan Mutu "Soal perpanjangan kontrak nanti kami tunggu putusan Bapak Presiden (Prabowo Subianto), ya. Mudah-mudahan nanti biar beliau yang menyampaikan," kata Erick, dikutip dari keterangan resmi Kemenpora, Senin (12/10/2026).
Meski belum ada kepastian perpanjangan kontrak, Erick menegaskan dukungannya terhadap kelanjutan MotoGP di Mandalika. Menurutnya, ajang balap internasional tersebut memberikan manfaat bagi Indonesia, terutama dari sisi olahraga dan perekonomian daerah.
"Ya, kami pasti dukung, karena ini event yang bagus," tegasnya.
Erick juga menyoroti dampak ekonomi penyelenggaraan MotoGP terhadap masyarakat di sekitar Mandalika. Kehadiran wisatawan domestik maupun mancanegara dinilai memberikan peluang bagi sektor pariwisata dan usaha masyarakat di Lombok, NTB.
Indonesia pertama kali menjadi tuan rumah MotoGP pada 2022. Sejak saat itu, Mandalika menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan balapan dalam kalender kejuaraan dunia tersebut.
Dalam kontrak sebelumnya, Indonesia memiliki opsi memperpanjang kerja sama selama lima musim berikutnya hingga 2031. Namun, opsi tersebut belum menjadi kesepakatan resmi sehingga kelanjutan penyelenggaraan setelah 2026 masih menunggu keputusan pemerintah.
Mandalika Sudah Masuk Kalender MotoGP 2027Di tengah ketidakpastian kontrak, nama Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika telah tercantum dalam kalender resmi MotoGP 2027. Berdasarkan kalender tersebut, MotoGP Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 29-31 Oktober 2027.
Pencantuman Mandalika dalam kalender menjadi indikasi bahwa Indonesia masuk dalam rencana penyelenggaraan musim 2027. Namun, hal itu belum sekaligus memastikan perpanjangan kontrak jangka panjang hingga 2031.
Dengan demikian, keputusan Presiden Prabowo menjadi hal yang ditunggu untuk menentukan kelanjutan kerja sama MotoGP Indonesia. Sementara itu, Kemenpora melalui Erick Thohir tetap menyatakan dukungan terhadap ajang tersebut karena dinilai membawa manfaat bagi olahraga, pariwisata, dan perekonomian masyarakat.* (in/dh)