MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan terhadap atlet penyandang disabilitas intelektual yang akan membawa nama Sumatera Utara pada Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Oktober mendatang.
Dukungan tersebut disampaikan Rico saat menerima audiensi jajaran Special Olympics Indonesia (SOIna) Sumatera Utara di Balai Kota Medan. Dalam kesempatan itu, Rico juga berinteraksi langsung dengan para atlet, pelatih dan pengurus SOIna Sumut.
Rico menegaskan Pemko Medan tidak melupakan potensi anak-anak penyandang disabilitas intelektual. Menurutnya, mereka berhak mendapatkan perhatian, pembinaan dan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan melalui olahraga.
Baca Juga: Minta Inspektorat Tak Menakut-nakuti ASN, Rico Waas Geber Platform PengawasMU Demi Cegah Pungli "Kita tidak melupakan atlet anak spesial ini. Mereka harus mendapatkan kebutuhan dan perhatian. Apa yang bisa kami bantu dalam menjalankan ini, akan kita lihat," ujar Rico.
Rico juga menyampaikan keinginannya untuk melihat langsung para atlet bertanding. Ia berharap pembinaan terhadap atlet disabilitas intelektual dapat terus diperkuat sehingga mereka memiliki ruang untuk berprestasi.
Dalam audiensi tersebut, Ketua SOIna Sumut August Sinaga bersama pengurus dan pelatih menyampaikan persiapan kontingen Sumatera Utara untuk mengikuti PESONAS II 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Mereka juga meminta doa dan dukungan Pemko Medan agar para atlet dapat mengikuti pertandingan dengan baik.
PESONAS merupakan ajang olahraga nasional bagi penyandang disabilitas intelektual. Dalam ajang tersebut terdapat tujuh cabang olahraga yang dipertandingkan.
Selain menjadi kompetisi olahraga, PESONAS juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet yang berpeluang mewakili Indonesia pada Special Olympics World Games 2027 di Santiago, Chili.
SOIna Sumut juga menyampaikan permintaan kepada Pemko Medan untuk membentuk SOIna tingkat Kota Medan. Organisasi tersebut diharapkan dapat memperluas pembinaan olahraga bagi penyandang disabilitas intelektual di Medan.
Pembentukan SOIna Kota Medan juga diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak penyandang disabilitas intelektual untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi di bidang olahraga.
Sejumlah atlet turut hadir dalam audiensi tersebut, di antaranya atlet renang Putra Abbas dan Zidan, atlet lari Jhon, serta atlet bocce Mika Hutahaean.