MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, mengalihkan dukungannya di ajang Piala Dunia 2026 setelah tim nasional Jerman yang sebelumnya dijagokannya harus tersingkir pada babak 32 besar usai kalah dari Paraguay melalui drama adu penalti.
Bobby sebelumnya secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Jerman sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia. Namun, kekalahan tersebut membuat langkah tim Panser harus terhenti lebih awal di turnamen empat tahunan itu.
Saat ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sumatera Utara, Rabu (1/7/2026), Bobby mengaku kini memiliki dua tim baru yang dijagokannya untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Bobby Nasution Luncurkan Berkah APP, Dorong Pelayanan Publik Sumut Lebih Cepat dan Transparan "Prancis atau Brasil," ujar Bobby singkat sambil tersenyum ketika menjawab pertanyaan wartawan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bobby sebelum meninggalkan Gedung DPRD Sumut usai mengikuti agenda penyampaian penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Peluang Prancis dan Brasil memang masih terbuka lebar pada Piala Dunia 2026. Prancis tampil meyakinkan setelah menundukkan Swedia dengan skor telak 3-0, sementara Brasil sukses mengamankan kemenangan 2-1 atas Jepang dalam laga yang berlangsung sengit hingga menit-menit akhir.
Hasil tersebut memastikan kedua tim melanjutkan langkah mereka di turnamen dan menjaga peluang untuk bersaing memperebutkan trofi juara dunia.
Sementara itu, tersingkirnya Jerman menjadi salah satu kejutan besar di fase gugur Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Der Panzer harus mengakhiri perjalanan lebih cepat setelah gagal melewati adu penalti melawan Paraguay.* (mi/dh)