LOS ANGELES – Timnas Belgia harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Iran tanpa gol pada laga Grup G Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Los Angeles, Senin (22/6/2026) dini hari WIB.
Meski tampil dominan sepanjang pertandingan, Belgia gagal membongkar rapatnya pertahanan Iran yang dikomandoi kiper Alireza Beiranvand. Penjaga gawang berusia 33 tahun itu tampil gemilang dan menjadi faktor utama di balik hasil imbang 0-0 yang diraih Team Melli.
Statistik pertandingan menunjukkan Belgia menguasai jalannya laga dengan 68 persen penguasaan bola dan mencatatkan 22 percobaan tembakan, termasuk tujuh yang mengarah tepat ke gawang. Sementara Iran hanya mampu melepaskan tujuh tembakan dengan tiga di antaranya tepat sasaran.
Baca Juga: Iran Tutup Selat Hormuz, Ketegangan Timur Tengah Kembali Memuncak Sejak awal pertandingan, Beiranvand sudah mendapat ujian berat. Ia sempat terjatuh setelah lehernya mengenai lutut Romelu Lukaku saat berusaha menghalau umpan silang Leandro Trossard di depan gawang Iran.
Tim medis sempat memberikan perawatan kepada sang kiper. Namun setelah dinyatakan fit untuk melanjutkan pertandingan, Beiranvand justru tampil semakin solid di bawah mistar.
Sepanjang laga, kiper Tractor SC tersebut mencatatkan tujuh penyelamatan penting yang membuat para penyerang Belgia frustrasi.
Salah satu aksi terbaiknya terjadi pada menit ke-58. Dalam situasi kemelut di depan gawang, Beiranvand yang berada dalam posisi terjatuh masih mampu menepis tendangan keras Maxim De Cuyper dari jarak dekat menggunakan tangan kirinya sebelum akhirnya mengamankan bola.
Aksi heroik kembali diperlihatkan pada menit ke-85 saat ia menggagalkan peluang emas De Cuyper yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Penyelamatan tersebut memastikan gawang Iran tetap steril hingga peluit panjang dibunyikan.
Berkat performa impresifnya, Beiranvand dinobatkan sebagai Man of the Match. Situs statistik Sofascore bahkan memberikan rating sempurna 10 untuk penampilannya dalam laga tersebut.
Hasil imbang ini menjadi modal penting bagi Iran dalam persaingan Grup G, sementara Belgia harus bekerja lebih keras pada laga berikutnya untuk menjaga peluang lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026.*
(d/dh)