SAMOSIR – Ajang lari lintas alam internasional Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir di Kabupaten Samosir, Minggu, 14 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu dinilai sukses sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Danau Toba sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
Penjabat Sekretaris Daerah Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menyerahkan piala kepada para pemenang di kawasan Waterfront City Pangururan, Kabupaten Samosir.
Baca Juga: Bupati Batu Bara Lepas Kafilah MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara, Targetkan Kembali Kejayaan Qori dan Qoriah Ia menilai penyelenggaraan event internasional tersebut berjalan lancar dan mendapat respons positif dari peserta maupun masyarakat.
"Ini menjadi momentum bagi Sumatera Utara yang berhasil menggelar ajang sport tourism tingkat internasional. Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung lancar dan sukses," ujar Sulaiman.
Menurutnya, kehadiran Trail of The Kings UTMB di kawasan Danau Toba diharapkan mampu meningkatkan perhatian dunia internasional terhadap destinasi wisata unggulan Indonesia tersebut.
Selain memperkenalkan keindahan alam, kegiatan olahraga berskala global juga diyakini dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat.
Pada kategori 100 kilometer (100K), pelari asal Jepang, Hiroyuki Matsuda, berhasil meraih posisi pertama dengan catatan waktu 12 jam 45 menit 22 detik.
Posisi kedua ditempati pelari Indonesia Sobari Herdiana dengan waktu 13 jam 02 menit 26 detik, sementara posisi ketiga diraih Priya Rai dengan catatan waktu 13 jam 17 menit 18 detik.
Di kategori 60 kilometer (60K), pelari Indonesia Yusri Nanda tampil sebagai juara dengan waktu 7 jam 30 menit 17 detik.
Peringkat kedua diraih Hardiman Purba dengan catatan waktu 8 jam 09 menit 32 detik, sedangkan Jiahan Ma dari China menempati posisi ketiga dengan waktu 8 jam 46 menit 25 detik.
Hiroyuki Matsuda mengaku sangat senang dapat menjadi juara dalam perlombaan tersebut.