Penemuan Jasad Wanita dalam Tas di Karo: Polisi Tunggu Hasil Autopsi

BITVonline.com - Jumat, 25 Oktober 2024 06:32 WIB

Warning: getimagesize(): SSL operation failed with code 1. OpenSSL Error messages: error:0A000438:SSL routines::tlsv1 alert internal error in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(): Failed to enable crypto in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/10/ilustrasi-mayat.jpg): Failed to open stream: operation failed in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

SUMUT -Penemuan jasad seorang wanita bernama Mutia (25) di pinggir jalan depan Taman Hutan Rakyat (Tahura) pada Selasa, 22 Oktober 2024, menggegerkan warga setempat. Jasad tersebut ditemukan dalam keadaan dibungkus seprai dan dimasukkan ke dalam tas besar, menimbulkan tanda tanya mengenai penyebab kematiannya.

Kapolsek Berastagi, AKP Henry Tobing, dalam keterangannya, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah mengantarkan jasad Mutia untuk diautopsi dan saat ini masih menunggu hasilnya. “Kami sudah mengantarkan jenazah untuk diautopsi dan tinggal nunggu hasil. Hasil autopsi belum keluar,” ujarnya saat dihubungi pada Jumat (25/10).

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus ini. Kapolsek Henry belum membeberkan rincian lebih lanjut terkait kondisi jasad atau dugaan penyebab kematian korban. “Kami sekarang tinggal pendalaman, kami lakukan penyelidikan dulu ya,” tambahnya singkat.

Kepala Polres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, menjelaskan bahwa jasad Mutia pertama kali ditemukan oleh petugas penyapu jalan sekitar pukul 10.30 WIB. Ia mengonfirmasi bahwa terdapat sejumlah luka di tubuh korban. “Iya, benar, dibungkus pakai seprai, tapi ditaruh di kantong tas besar. (Ditemukan) sekitar setengah 11,” kata Eko.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh pihak kepolisian, Mutia diketahui pernah terlibat dalam kasus narkoba dan telah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Ia bebas sekitar tiga bulan lalu, namun sejak saat itu tidak pernah pulang ke rumahnya. “Dulu ada kasus narkoba, masuk lah di LP, sudah keluar sekitar tiga bulan lalu. Cuman enggak pernah pulang ke rumah katanya, dia pekerja kayaknya di Medan,” ungkap Eko.

Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan yang terjadi di wilayah tersebut, dan menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat. Warga berharap pihak kepolisian segera menemukan pelaku dan memberikan keadilan bagi korban.

Sementara itu, autopsi yang sedang dilakukan diharapkan dapat mengungkap penyebab kematian Mutia. Dengan demikian, diharapkan fakta-fakta yang terungkap dapat membawa terang mengenai latar belakang penemuan jasad ini, serta memberikan kejelasan bagi keluarga korban yang kini dilanda kesedihan.

Warga setempat meminta agar pihak berwenang meningkatkan keamanan di daerah tersebut untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Kasus ini terus menjadi sorotan, dan masyarakat menunggu langkah-langkah berikutnya dari pihak kepolisian.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

TNI Usut Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Olahraga

Jokowi Terima Permohonan Restorative Justice Rismon, Tapi Ada Syarat: Pemulihan Nama Baik

Olahraga

Isu Penerbangan Internasional Dihentikan, Kemenhub: Tidak Benar, Maskapai Terus Beroperasi

Olahraga

Komisi X DPR: Efisiensi Anggaran Saat Ini Penting, Pastikan Pendidikan Tak Tersentuh Pemangkasan

Olahraga

Antisipasi Dampak Krisis Energi Global, BGN Efisiensi Anggaran Tanpa Pangkas Program MBG

Olahraga

Relawan David Pajung Apresiasi Permintaan Maaf Rismon Sianipar, Sebut Jokowi Berjiwa Besar