JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dituduh menjadi pihak yang menginisiasi pengaduan skandal naturalisasi di Timnas Malaysia ke FIFA.
Tuduhan itu muncul dari media Malaysia, MYNewsHub, yang menulis artikel berjudul "Erick Thohir Dalang Utama Yang Membuat Aduan Kepada FIFA".
Laporan FIFA soal naturalisasi di Timnas Malaysia sejatinya bermula dari pengaduan pihak Vietnam.
Baca Juga: Kapolres Pidie Jaya Hadiri Peresmian Huntara, 212 KK Terdampak Banjir dan Longsor Dapat Hunian Sementara Namun, media Malaysia menuding Erick Thohir ikut campur, bahkan "memerintahkan dan mengirim orang untuk mengajukan pengaduan sambil secara tidak langsung mengirim dokumen ke pihak FIFA."
Menurut MYNewsHub, sumber mereka dari Amerika Latin yang dekat dengan FIFA menyebut, "Vietnam mengajukan pengaduan, tetapi dokumen-dokumen itu berasal dari orang-orang suruhan Erick Thohir."
Media itu menilai tindakan tersebut didorong kekhawatiran Indonesia terkait kebangkitan Timnas Malaysia.
Klaim media itu menyebut, "Kekecewaan karena performa Tim Harimau Malaya melampaui kehebatan tim Indonesia diyakini menjadi motif utama di balik pengajuan pengaduan ke FIFA."
Kasus ini sudah berujung pada sanksi FIFA. Timnas Malaysia dijatuhi hukuman atas naturalisasi tujuh pemain yang tidak sah pada September 2025.
Hukuman berupa larangan bermain selama satu tahun, denda untuk FAM (Federasi Sepakbola Malaysia), serta pengurangan poin di ranking FIFA.
Nasib Timnas Malaysia di kualifikasi Piala Asia 2027 kini masih tanda tanya.
Mereka telah memainkan dua laga dengan pemain naturalisasi yang dipermasalahkan, dan meski lolos ke putaran final, nasib tim bakal ditentukan oleh keputusan AFC yang akan menyusul setelahnya.
Sampai saat ini, Erick Thohir belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan tersebut.