BANDAR LAMPUNG – Pertumbuhan cabang olahraga padel di Provinsi Lampung menunjukkan tren positif.
Sejumlah lapangan padel dibangun secara mandiri oleh pihak swasta di berbagai wilayah, menandai potensi besar bagi pengembangan olahraga ini.
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, menilai fenomena tersebut sebagai peluang strategis untuk mempercepat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga di daerah.
Baca Juga: Rekonstruksi Dugaan Penganiayaan di Tanjung Karang Timur Ungkap Dua Adegan Pemukulan antara Korban dan Tersangka "Pertumbuhan sarana olahraga harus diimbangi dengan sistem pembinaan atlet yang terstruktur dan berkelanjutan. Para pengusaha penyedia lapangan tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga ikut berkontribusi dalam pengembangan prestasi olahraga, khususnya padel," ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Menurut Taufik, sinergi antara pengelola lapangan, Pengprov Padel Lampung, dan KONI menjadi kunci dalam membangun ekosistem padel yang kuat.
Salah satu bentuk kolaborasi itu adalah penyelenggaraan kejuaraan rutin dari usia dini hingga dewasa, sebagai wadah pembinaan sekaligus penjaringan atlet potensial.
Selain pembinaan, koordinasi dengan Pengprov Padel Lampung juga penting untuk memastikan standarisasi lapangan serta penyelenggaraan turnamen yang sesuai regulasi.
Dalam pertemuan bersama pemilik lapangan padel, para pengusaha menyatakan kesiapan mendukung pengembangan olahraga ini agar berkembang secara kuantitas sekaligus kualitas prestasi.
"Kami mengapresiasi respons positif dari para pemilik lapangan. Ini menjadi langkah awal yang sangat baik untuk membangun ekosistem padel Lampung yang kuat, berkelanjutan, dan berprestasi," tegas Taufik.
Dengan kolaborasi yang solid antara KONI, Pengprov Padel, dan pelaku usaha, Taufik berharap cabang olahraga padel di Lampung mampu melahirkan atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.*
(dh)