PADANGSIDIMPUAN – Turnamen Peduli Sepakbola U17 di Padangsidimpuan kembali menyuguhkan laga sengit saat SSB Harapan Putra menghadapi Torpedo FC dari Tapanuli Selatan di Stadion H.M. Nurdin Nasution, Jumat (30/1/2026) sore.
Pertandingan ini menjadi ajang penting bagi kedua tim untuk memperebutkan tiket ke babak 8 besar.
Sejak awal, kedua tim bermain agresif, saling menekan pertahanan lawan, namun hingga pluit panjang dibunyikan, skor tetap imbang 0-0.
Baca Juga: Mahasiswa Padangsidimpuan Gelar Demo Bawa Pocong, Desak Pemerintah Bersihkan Simarsayang dari Warung Maksiat SSB Harapan Putra tampil solid di lini belakang dengan komando Parada, yang menjadi pemain kunci menjaga gawang tim dari ancaman Torpedo FC.
Tim tamu, di sisi lain, mengandalkan kapten Arya Anugerah untuk memimpin serangan, namun beberapa peluang emas mereka selalu kandas di bawah tekanan pertahanan tuan rumah.
Babak kedua berlangsung semakin menegangkan.
SSB Harapan Putra beberapa kali melancarkan serangan balik cepat melalui Arif dan Rayhan, namun belum berhasil menembus pertahanan Torpedo FC yang dikawal kiper Tomi.
Satu pelanggaran keras oleh Zidane no.22 kepada Rezy no.6 dari Torpedo FC membuatnya diganjar kartu kuning oleh wasit Zonadi Tambunan.
Akhirnya, pertandingan ditutup dengan hasil imbang 0-0.
Parada dari SSB Harapan Putra dinobatkan sebagai Man of The Match berkat penampilan gemilangnya di lini pertahanan.
"Anak-anak sudah menampilkan permainan atraktif dan saling menekan pertahanan lawan, kami bangga dengan kerja keras mereka," ujar pelatih SSB Harapan Putra, Ahmadun Saputra.
Hal senada disampaikan pelatih Torpedo FC, Henri Nst, yang mengapresiasi usaha anak asuhnya.