MAGELANG - Ratusan anggota kelompok suporter Timnas Indonesia, Ultras Garuda, mendatangi kantor PSSI di GBK Arena, Jakarta, Jumat (14/11/2025), menuntut Ketua Umum PSSI Erick Thohir mundur.
Aksi ini merupakan luapan kekecewaan suporter atas kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak di Ronde 4 kualifikasi.
Massa memadati gerbang GBK Arena, melakukan orasi, dan menyebarkan selebaran berisi tuntutan agar PSSI segera melakukan revolusi total.
Baca Juga: Borobudur Marathon 2025 Resmi Dimulai, Bonus Rp 600 Juta bagi Pemecah Rekor Nasional "Hari ini Ultras Garuda meminta Erick Out. Jika tidak mampu silakan pergi," ujar salah satu orator. Pesan lain yang disebar suporter berbunyi, "Sepakbola adalah alat pemersatu, bukan untuk mencari sesuatu."
Meski aksi berlangsung cukup ramai, tidak ada pengurus PSSI maupun Erick Thohir yang menemui peserta aksi.
Massa akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 16.15 WIB.
Menanggapi aksi tersebut, Erick Thohir menegaskan bahwa masukan dari suporter sangat penting untuk perbaikan organisasi.
"Dari para suporter itu kan masukan. Kita kan negara demokrasi, tidak mungkin kami sebagai pengurus yang diberikan amanah hari ini tidak ada kekurangan. Kita pasti sebagai manusia banyak kekurangan," ujar Erick kepada wartawan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (16/11/2025).
Erick juga menekankan bahwa roadmap pengembangan sepakbola Indonesia telah ada dan sudah dibagikan kepada media.
Menurutnya, kritik suporter menjadi pengingat penting untuk terus melakukan perbaikan.*
(d/um)