PADANGSIDIMPUAN – Turnamen Zunaidi Cup 40 Kota yang digelar di Stadion HM Nurdin, Sabtu (15/11/2025), memunculkan kontroversi serius setelah pertandingan antara Buset FC dan PSSM Salambue terlihat sengaja diatur skor.
Pertandingan yang seharusnya menampilkan kualitas legendaris sepak bola ini justru berlangsung dengan jual beli gol sejak menit awal.
Dalam waktu kurang dari satu babak, skor mencapai 7-7, sementara kartu dan pelanggaran sama sekali tidak tercatat.
Baca Juga: Skandal “Sepak Bola Gajah” Warnai Turnamen Junedi Cup U-40 di Padangsidimpuan Penonton bahkan sudah menebak jalannya pertandingan sebelum kick-off.
Rizal Azhari Pasaribu, salah seorang penonton yang juga pemain Bina Remaja Old Crack, menyesalkan aksi kedua tim.
"Dalam 10 menit saja sudah jelas ini sepakbola gajah. Sangat mengecewakan, apalagi di stadion HM Nurdin," ujar Rizal.
Ia menekankan bahwa turnamen ini seharusnya menjadi ajang contoh bagi pemain muda untuk bermain sportif.
Dalam laga tersebut, Buset FC sempat bermain dengan hanya sembilan pemain, kemudian menambah dua pemain untuk melengkapi skuad.
Ketidaksportifan ini mencoreng reputasi turnamen dan sepak bola lokal.
Menanggapi insiden ini, penyelenggara Zunaidi Cup, Zunaidi S.Pd, menegaskan tindakan tegas akan diambil.
"Kedua tim terbukti melakukan pengaturan skor. Mereka akan didiskualifikasi dan gugur dari turnamen," jelasnya.
Ketua Askot PSSI Kota Padangsidimpuan juga menyatakan pihaknya akan memproses kasus ini lebih lanjut.