DELISERDANG – Kontingen Indonesia membuka kejuaraan Atletik Asia Tenggara U18 & U20 dengan torehan emas.
Atlet muda Yad Hafizudin menjadi penyumbang medali pertama bagi Merah Putih setelah menjuarai nomor lari 1.500 meter U20 putra di Stadion Madya Atletik, Sport Centre Sumut, Deliserdang, Sabtu, 15 November 2025.
Hafizudin mencatat waktu 3:56,94, unggul dua detik dari pelari Vietnam Luong Binh Duong, dan tiga detik dari atlet Myanmar Ye Yint Aung.
Baca Juga: Indonesia Tandatangani ASEAN Treaty on Extradition, Perkuat Kerja Sama Hukum Regional Kemenangan itu diraih setelah persaingan ketat di 200 meter terakhir.
"Persaingannya sangat ketat dan 200 meter terakhir benar-benar menegangkan," ujar Hafizudin seusai lomba.
Hafizudin masih menjadi pemegang rekor nasional nomor 1.500 meter U20 dengan catatan 3:53,99, rekor yang hingga kini belum terpecahkan.
Ia mengaku puas dengan hasil lomba, namun tetap menargetkan peningkatan waktu pada kejuaraan berikutnya.
"Waktunya sesuai target, tapi saya berharap bisa pecahkan rekor U20 lagi," kata mahasiswa Universitas Hamzanwadi, Lombok Timur itu.
Selain meraih emas, Hafizudin memberikan apresiasi terhadap fasilitas Stadion Madya Atletik Sumut yang disebutnya memenuhi standar internasional. "Stadionnya bagus, fasilitas lengkap, ada tempat latihan. Sangat layak untuk kejuaraan internasional," ujarnya.
Indonesia juga menambah koleksi medali lewat nomor 1.500 meter U20 putri. Atlet Mutiara Oktarani Nurul Al-Phasa meraih perak setelah finis di posisi kedua.
Medali perak lainnya datang dari nomor lempar lembing U18 putri, melalui atlet Qarista Zahra.
Kejuaraan Atletik Asia Tenggara U18 & U20 berlangsung selama empat hari, 15–18 Desember 2025, dengan dua sesi pertandingan setiap harinya, yakni pukul 08.00–10.00 WIB dan 15.00–17.00 WIB.*