MEDAN – Komite Disiplin PSSI kembali menjatuhkan sanksi kepada PSMS Medan menyusul insiden suporter saat laga melawan Garudayaksa FC.
Klub kebanggaan warga Medan itu harus menjalani laga kandang tanpa penonton dan membayar denda sebesar Rp 15 juta.
Dalam putusan yang dipublikasikan di situs resmi PSSI, Komite Disiplin menyebutkan sejumlah pelanggaran yang dilakukan suporter PSMS.
Baca Juga: Heboh! Cacing Tanah Ditemukan di Menu MBG SMAN 6 Medan, Siswa Histeris Antara lain, yel-yel bernada provokatif dan menghina tim lawan, pelemparan air minum kemasan ke arah perangkat pertandingan dan tim Garudayaksa FC, serta beberapa suporter memasuki area lapangan.
"Jenis Pelanggaran: adanya suporter PSMS Medan menyanyikan yel-yel bernada provokatif dan menghina kepada Tim Garudayaksa FC dan perangkat pertandingan, terjadi pelemparan air minuman kemasan ke arah lapangan, perangkat pertandingan dan Tim Garudayaksa FC serta terdapat beberapa suporter PSMS Medan memasuki area lapangan pertandingan," bunyi isi putusan Komite Disiplin.
Akibat sanksi ini, laga PSMS Medan melawan PSPS Pekanbaru yang dijadwalkan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Rabu (19/11) akan berlangsung tanpa penonton.
Sebelumnya, pada laga PSMS Medan kontra Garudayaksa FC di stadion yang sama, Jumat (31/10), PSMS kalah 0-2.
Insiden suporter yang memicu sanksi itu terjadi di pertandingan tersebut.
Keputusan Komite Disiplin menegaskan bahwa setiap klub harus memastikan keamanan dan ketertiban selama pertandingan agar tidak merugikan tim dan kompetisi secara keseluruhan.*
(d/ad)