JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyambut antusias dimulainya ajang BRImo SIP Padel League 2025, yang resmi digelar pada Minggu (20/7/2025) di Smash Padel, Jakarta. Ia menyebut liga ini sebagai bukti keseriusan dalam membangun ekosistem olahraga padel yang lebih kompetitif di Indonesia.
Dito menilai, dengan diikuti 32 komunitas dan digelar selama 15 minggu penuh, liga ini mencerminkan peningkatan kualitas dan antusiasme para pencinta olahraga padel yang awalnya hanya sekadar hobi.
"Awalnya hobi, sekarang jadi lebih ambisius. Ini bentuk liga yang cukup serius. Saya yakin ini akan memicu budaya olahraga yang lebih hidup," kata Dito dalam sambutannya.
Misi Sejalan dengan Program Kemenpora
Menurut Menpora, kehadiran liga padel komunitas ini sejalan dengan misi Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam membudayakan olahraga di tengah masyarakat. Tak hanya untuk prestasi, padel juga dinilai bisa menjadi sarana menjaga kesehatan masyarakat dan menekan angka penyakit akibat gaya hidup sedentari.
"Olahraga seperti padel akan meningkatkan aktivitas fisik masyarakat. Ini strategi jangka panjang untuk membentuk bangsa yang sehat dan kompetitif," ujarnya.
Potensi Prestasi dan Olimpiade
Dito menyampaikan bahwa liga ini juga berpotensi menjadi arena seleksi atlet nasional. Bahkan, ia menyinggung peluang padel menjadi cabang resmi dalam Olimpiade 2032, yang sedang diperjuangkan federasi internasional padel.
"Kalau berhasil masuk Olimpiade, itu akan jadi momentum besar. Kita bisa dorong padel tampil di SEA Games dan Asian Games juga," katanya.
Ia menambahkan bahwa olahraga padel, sebagai cabang raket, cukup mudah dipahami dan disukai masyarakat Indonesia, apalagi dengan tradisi kuat yang telah dimiliki Indonesia dalam olahraga raket seperti bulu tangkis.
"Kami ingin jemput bola. Siapkan atlet sejak sekarang. Jika padel sudah masuk multievent, saya optimis Indonesia akan punya posisi kuat seperti di bulu tangkis," tutupnya.*
(at/j006)