Dumaria Simangunsong Syok dan Histeris, Suami yang Ditahan Dua Hari di Polrestabes Medan Tewas!

BITVonline.com - Kamis, 26 Desember 2024 09:39 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/12Dumaria-Simangunsongenangis-menangis-histeris-suaminya.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

MEDAN –Hati Dumaria Simangunsong hancur setelah mendapati suaminya, Budianto Sitepu (BS), yang sebelumnya ditahan di Polrestabes Medan, tewas di Rumah Sakit Bhayangkara pada Kamis (26/12/2024). Kejadian ini bermula ketika suaminya, bersama dua rekannya, Dedi Pasaribu dan Girin, ditangkap oleh oknum polisi pada Selasa (24/12/2024), di Gang Horas, Desa Sei Semayang.

Dumaria, dengan air mata yang tak tertahankan, mengungkapkan bahwa suaminya bersama teman-temannya sedang berada di warung untuk minum-minum, namun terjadi perselisihan dengan beberapa orang lainnya terkait musik yang terlalu keras hingga larut malam. “Ada yang tidak suka karena musiknya terlalu keras, sampai larut malam,” kata Dumaria, yang mengenakan hijab merah saat berada di depan kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara.

Menurut Dumaria, oknum polisi yang menangkap suaminya dan teman-temannya disebut-sebut merupakan menantu dari warga bermarga S. Di tempat kejadian, terjadi cekcok mulut antara peminum dan oknum polisi tersebut. Namun, Dumaria mengklaim bahwa pada saat kejadian, suaminya dan teman-temannya dibawa tanpa surat yang jelas dan dia tidak diberitahu kemana mereka dibawa.

Pada Rabu (25/12/2024), Dumaria mendatangi Polrestabes Medan untuk mencari suaminya, namun petugas tidak mengizinkan dia untuk melihat suaminya dengan alasan tidak adanya Kanit yang bertanggung jawab. “Saya mohon-mohon, terus saya datang lagi, katanya suami saya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sampai di rumah sakit ini pun saya tidak bisa melihat suami saya,” tambah Dumaria dengan suara bergetar.

Puncaknya, Dumaria melihat jenazah suaminya yang tengah dibawa menuju kamar jenazah. “Hancur perasaan saya, saya lihat jenazah itu ternyata suami saya. Saya tidak diberitahu apapun. Tiba-tiba suami saya sudah jadi mayat,” ujar Dumaria, masih terisak.

Keluarga korban merasa tidak terima dengan kejadian ini dan berencana untuk melaporkan kasus tersebut ke Polda Sumut. Mereka menganggap kematian BS akibat tindakan pidana yang melibatkan oknum polisi dan mendesak pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga saat ini, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Jama Kita Purba, belum memberikan tanggapan terkait peristiwa yang memprihatinkan ini.

Keluarga BS berharap keadilan ditegakkan dan kasus ini segera mendapat perhatian dari pihak berwenang untuk menyelidiki penyebab kematian suami Dumaria.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

PBB Desak Pengusutan Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Olahraga

Banjir Terjang Tapanuli Tengah, Ratusan Rumah Terendam, 11 Keluarga Dievakuasi

Olahraga

Wapres Gibran Ucapkan Terima Kasih kepada Petugas yang Bertugas Selama Libur Lebaran

Olahraga

Tegas dan Mematikan: Iran Siap Lanjutkan Perburuan Netanyahu Hingga Mati

Olahraga

LPSK Tindak Cepat Berikan Perlindungan pada Aktivis KontraS Andrie Yunus Setelah Penyiraman Air Keras

Olahraga

Gubernur Aceh Lepas Ribuan Pemudik, Program Mudik Gratis Siapkan 122 Armada ke Kampung Halaman