Misteri Kematian Satu Keluarga di Ciputat, Polisi Terus Gali Informasi dari Saksi dan Barang Bukti

Redaksi - Jumat, 27 Desember 2024 11:22 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/12675eab43ab615-rumah-satu-keluarga-diduga-tewas-bunuh-diri-di-ciputat-timur-tangerang-selatan-dipasangi-garis-polisi.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

TANGERANG SELATAN– Proses penyelidikan atas tragedi memilukan yang menimpa satu keluarga di Kampung Poncol, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, terus berlangsung dengan penuh kehati-hatian. Hingga saat ini, penyebab tewasnya suami istri, AF (31), YL (28), dan anak mereka, AA (3), masih belum terungkap.

Jasad ketiganya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di rumah mereka pada Kamis (26/12/2024) lalu, dengan posisi tubuh yang berbeda-beda. Polisi setempat menyatakan, mereka masih menunggu hasil dari laboratorium forensik (labfor) untuk mengungkap misteri di balik kematian tragis ini.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas Arifin, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirimkan barang bukti untuk pemeriksaan labfor dan berharap segera mendapat hasil yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut. “Belum ada, masih menunggu hasil labfor. Mudah-mudahan segera ada informasi,” ujar Kemas, pada Jumat (27/12/2024).

Meski proses penyelidikan berjalan lancar, Kemas menjelaskan bahwa hasil dari labfor memerlukan waktu yang cukup lama karena antrian kasus yang ditangani oleh pihak laboratorium forensik. “Proses ini tidak terhambat, hanya saja kami menunggu hasil yang memang butuh waktu. Barang bukti dari kami tidak sendiri, tetapi ada juga dari penyidik lainnya,” jelasnya. Sementara itu, polisi juga melibatkan analisis digital forensik terhadap ponsel milik korban untuk mencari petunjuk tambahan yang dapat mengungkap penyebab kematian mereka. “Barang bukti handphone juga sedang dianalisis. Kami akan segera memberikan informasi begitu hasilnya keluar,” tuturnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, AF ditemukan tewas tergantung di plafon dapur, sementara YL dan AA terbaring tak bernyawa di kamar tidur. Ketiganya sudah dimakamkan; YL dan AA dimakamkan dalam satu liang lahat di Tanah Wakaf Poncol, sementara AF dimakamkan di Bungur, Gandaria.

Proses penyelidikan yang terus berjalan diharapkan dapat memberikan kejelasan dan jawaban atas duka mendalam yang menyelimuti keluarga tersebut. Polisi terus menggali keterangan dari saksi-saksi yang mungkin memiliki informasi penting terkait tragedi ini. Selain itu, garis polisi telah dipasang di sekitar rumah korban untuk menjaga area tetap steril selama proses penyelidikan berlangsung. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan kejadian tragis ini segera terungkap dan dapat memberikan keadilan bagi keluarga korban.

(CHRISTIE)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

3 Tahun Jalan Garuda Raya Perumnas Mandala Langganan Banjir, Warga Desak Pemerintah Bertindak

Olahraga

Pura-pura Lihat Cincin, IRT Diduga Curi Berlian Rp40 Juta di Toko Emas Pusat Pasar Medan

Olahraga

Asap Karhutla Terdeteksi di Selatan Sumut, Berpotensi Meluas?

Olahraga

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Ini Daftar 6 Kodam yang Bertambah

Olahraga

Tagline Baru Polri “Polisi Bersama Masyarakat”

Olahraga

Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasan Prabowo Pilih Rocky Gerung Jadi Wantimpres: Pemimpin Perlu Kapasitas Seorang Filosof