Pesan Terakhir dari Penumpang Pesawat Jeju Air Sebelum Kecelakaan, 177 Tewas dalam Insiden Maut di Bandara Muan

- Minggu, 29 Desember 2024 11:06 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/12pesawat-jeju-air-jatuh-di-bandara-muan-korsel-1_169-1.jpeg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Seoul – Kecelakaan pesawat Jeju Air jenis Boeing 737-800 yang terjadi di Bandara Internasional Muan, Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan pada Minggu (29/12/2024) meninggalkan luka mendalam. Insiden tersebut menewaskan 177 orang dari total 181 penumpang, sementara hanya dua orang yang berhasil selamat. Sebelum kecelakaan terjadi, seorang pria mengungkapkan bahwa ia sempat menerima pesan dari keluarganya yang menjadi salah satu korban. Dalam pesan yang diterima oleh Tuan A, penumpang pesawat mengabarkan bahwa pesawat mereka mengalami masalah setelah sayapnya menabrak burung. “Burung itu tersangkut di sayap (pesawat) dan kami tidak bisa mendarat,” tulis penumpang tersebut. Beberapa saat setelahnya, Tuan A membalas pesan itu dan menanyakan kapan insiden tersebut terjadi. “Tadi, apakah saya perlu membuat surat wasiat?” balas penumpang itu dalam keadaan panik.

Sejak menerima pesan itu, Tuan A tidak bisa menghubungi keluarganya kembali. “Saya belum dapat mendengar kabar dari keluarga saya sejak saya mendengar ada masalah dengan pesawat,” ungkapnya dengan cemas. Kecelakaan yang terjadi pada akhir 2024 ini menghebohkan dunia. Dari total 181 penumpang, hanya dua orang yang berhasil selamat, yakni seorang pramugari pria berusia 22 tahun dan seorang pramugari wanita berusia 25 tahun. Keduanya berhasil dievakuasi dari bagian ekor pesawat yang relatif lebih sedikit mengalami kerusakan dan segera dibawa ke Rumah Sakit Mokpo. Salah satu korban selamat kini dipindahkan ke rumah sakit di Seoul atas permintaan keluarga. Badan pesawat mengalami kerusakan parah akibat ledakan, dan hingga Minggu malam, 177 orang dinyatakan meninggal dunia. Otoritas pemadam kebakaran Korea Selatan menyatakan bahwa proses identifikasi korban masih berlangsung, dengan 11 orang belum teridentifikasi.

Penyebab kecelakaan ini masih dalam penyelidikan, dan Penjabat Presiden Korea Selatan, Choi Sang-mok, menyatakan bahwa Bandara Muan kini ditetapkan sebagai kawasan bencana khusus. “Ini adalah situasi serius di mana kecelakaan pesawat mengakibatkan banyak korban jiwa,” ujarnya. Pemerintah mengaktifkan Markas Besar Penanggulangan Bencana dan Keselamatan, serta menginvestasikan semua sumber daya yang diperlukan untuk menangani situasi ini. Choi juga mengungkapkan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan berjanji untuk mengambil langkah-langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang di masa depan. “Kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan kesembuhan bagi para korban luka, mendoakan jiwa mereka, dan menyampaikan belasungkawa tulus kami kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Choi.

(Christie)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Unmuha Kirim 25 Mahasiswa Ikuti PEKSIMIDA XVII 2026, Targetkan Prestasi Lebih Baik

Olahraga

Survei SMRC: Hampir Separuh Masyarakat Nilai Kondisi Ekonomi Indonesia Buruk atau Sangat Buruk

Olahraga

Prabowo Resmi Bentuk 7 Kejari Baru di Indonesia, Ini Daftar Wilayahnya

Olahraga

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Presiden Prabowo Turun Jadi 51,1 Persen

Olahraga

Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu Kejar Bandar Narkoba di Bireuen, Kapolda Aceh Sampaikan Duka

Olahraga

Wiriya Alrahman Pensiun 1 Agustus 2026, Nama Erfin Fahrurrazi Mencuat sebagai Kandidat Plt Sekda Medan