SUMUT -Sebuah video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan di tengah Danau Toba, Sumatera Utara, menjadi viral di media sosial. Peristiwa tersebut melibatkan dua pengguna jetski dan memicu perhatian publik serta pihak berwenang.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @seadosafarisamosir, tampak seorang pria yang menggunakan jetski mendatangi pengguna jetski lainnya. Pria berkacamata itu terlihat marah kepada pria yang memakai topi. Tidak lama kemudian, pria berkacamata naik ke jetski lawannya dan melakukan pemukulan. Aksi tersebut disertai dengan makian dan ancaman serius.
“Pamate ma ho di son? (Kubunuh kau di sini?),” terdengar pria tersebut mengancam.
Video ini mengundang kecaman netizen dan pertanyaan serius tentang keamanan serta regulasi di kawasan wisata Danau Toba. Pengunggah video menyebut bahwa tindakan pemukulan dilakukan oleh seorang penyedia jetski lain terhadap Kapten Malum dari Seadoo Safari Samosir di kawasan Tuktuk, Kecamatan Simanindo.
Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Edward Sidauruk mengonfirmasi bahwa peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada pagi hari, Senin (6/1/2025). Ia menegaskan bahwa laporan terkait kasus ini sudah diterima dan sedang dalam proses penanganan.
“Laporan sedang diproses,” ujar AKP Edward
Pengunggah video juga meminta tanggapan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Samosir terkait kejadian ini, mengingat pelaku disebut sebagai alumni pelatihan pariwisata yang diselenggarakan oleh instansi tersebut.
“Lantas, bagaimana sikap #disbudparsamosir menindaklanjuti peristiwa tidak menyenangkan ini?” tulis pengunggah video.
Peristiwa ini memunculkan pertanyaan tentang pentingnya pengawasan dan penegakan aturan di sektor wisata, khususnya yang melibatkan aktivitas air di Danau Toba. Netizen berharap kepolisian dan pihak terkait dapat segera memberikan keadilan dan meningkatkan keamanan wisatawan.
(N/014)