Diduga Pengiriman Kecambah Kelapa Sawit Ilegal Asal Batu Bara Ke Riau Jadi Buah Bibir Warga.

- Minggu, 20 Agustus 2023 02:48 WIB

Batu Bara – Modus pengiriman kecambah kelapa sawit ilegal kini semakin terbuka dan lancar di wilayah Kabupaten Batu Bara. Sabtu (19/08/2023)

Pengiriman kecambah ilegal terbesar di wilayah Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara diantaranya, Desa Binjai Baru, Desa Karang Baru dan Desa Mekar Baru serta Desa Bendo Simalunggun.

Semakin lancarnya transit kecambah kelapa sawit ilegal merambah ke Jambi dan Palembang melalui pengiriman Bus malam tujuan Jakarta.

Pantauan Pers Lintas Desa (PLD) Batu Bara modus pengiriman kecambah kelapa sawit ilegal menggunakan kotak ukuran 40 x 30 cm.

Untuk mengelabui petugas, para pengirim kecambah ilegal itu memberikan isi di kotak buah-buahan.

Perbincangan warga di wilayah 4 (empat) Desa diatas, untuk di Batu Bara inisial Z warga Aceh yang berdomisili di Desa Binjai Baru Kec Datok Tanah Datar Kab Batu Bara.

Selain itu, warga pun ikut berbondong-bondong mencari bibit kelapa sawit itu untuk dijual, sebagai tambahan pendapatan rumah tangganya.

Adanya pengiriman kecambah kelapa sawit yang diduga lebel ilegal, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawal Hak-hak Publik Republik Indonesia, Sultan Aminuddin disapa akrab Ucok Kodam, menilai pengiriman kecambah kelapa sawit dari batu bara keluar daerah menghilangkan hasil pendapatan aset daerah (PAD) Batu Bara.

Nah, jika kita kutip dari laman karantina pekan baru penghasilan ekspor kecambah mencapai sebesar Rp 9,5 Milyar.

Hal ini diungkapkan oleh Karantina Pertanian Pekan Baru selaku penanggung jawab diwilayah kerja bandara.

Menurut beliau frekuensi ekspor kecambah kelapa sawit dari Pekan Baru ke negara-negara tujuan Honduras, Kolombia, Guatemala, Malaysia dan India.mencapai 48 kali dari tahun 2021.

Sedangkan ditahun 2022 ekspor kecambah kelapa sawit mencapai 38 kali sebesar Rp 9,5 Milyar, terangnya.

“Karantina Pertanian Pekan Baru, siap mengawal proses ekspor kecambah kelapa sawit ini, mulai dari penilaian lokasi seed process unit (SPU), pemeriksaan fisik dan penerbitan phytosanitary certificate,” ungkap Muharwin.

Sejalan dengan upaya peningkatan ekspor komoditas pertanian melalui program Gratieks yang digagas oleh Menteri Pertanian, diversifikasi komoditas pertanian dan Negara tujuan menjadi fokus utama karantina pertanian pekanbaru.

Menurut Almen MT Simarmata, Kepala Karantina Pertanian Pekanbaru, Kelapa sawit sebagai salah satu komoditas unggulan Indonesia khususnya Riau memiliki potensi yang sangat besar dalam memberikan devisa kepada Negara, dengan meningkatnya ekspor kecambah kelapa sawit ini diharapkan akan memacu ekspor-ekspor komoditas pertanian lainnya di Provinsi Riau yang disertifikasi di Karantina Pertanian Pekan Baru.

Almen juga menghimbau kepada pejabat Karantina Pertanian Pekanbaru, agar menjalankan SOP ekspor kecambah kelapa sawit dengan benar, beliau ingin kecambah kelapa sawit asal Riau menjadi primadona ekspor.

” Jangan lagi ada impor-impor kecambah sawit, bagaimana caranya fasilitasi eksportir kecambah sawit dengan baik, agar kecambah sawit kita makin diterima dan diminati negara asing”, ungkap Almen. Red

Editor
:
Sumber
:

Berita Terkait

Olahraga

Kasus Satpam Bundaran HI Bersujud ke Sopir Alphard Berakhir Damai, Tiga Penumpang Ternyata Anggota Polri

Olahraga

Meski Mundur dari Jampidsus, Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji

Olahraga

Ketua KPK: Modus Korupsi Polanya Itu-Itu Saja, Hanya Dikemas dengan Cara Baru

Olahraga

Polres Binjai Bongkar 16 Kasus Narkoba, Sita Ratusan Gram Sabu dan Tangkap 20 Tersangka

Olahraga

PMDG Kampus 8 Aceh Gelar Senam Bersama, Perkuat Kebugaran dan Ukhuwah Guru-Santri

Olahraga

Dua Saksi Bongkar Fakta Proyek Waterfront City Samosir, Kuasa Hukum Klaim Terdakwa Tak Bersalah