Kepolisian Selidiki Kasus Keracunan Siswa SD di Palembang: Penjual Permen Semprot Jadi Tersangka

Redaksi - Selasa, 30 Juli 2024 08:32 WIB

PALEMBANG  –Kejadian keracunan yang melibatkan empat siswa dari SD Negeri 39 Palembang kini tengah dalam penyelidikan polisi. Keempat siswa yang diduga mengonsumsi permen semprot mengalami keracunan dan saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bunda Palembang.

Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur I Palembang, AKP Andrian, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendatangi dan melakukan pemeriksaan terhadap penjual permen semprot yang diduga terlibat dalam kasus ini. “Kami sudah melakukan interogasi terhadap penjual permen semprot di kantor polisi. Saat ini, penjual tersebut masih dalam pemeriksaan, dan statusnya belum kami tetapkan, masih dalam tahap lidik,” ujar AKP Andrian saat ditemui di kantornya.

Pihak kepolisian juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap isi kandungan permen semprot yang dibeli oleh para siswa. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan potensi bahan berbahaya dalam permen tersebut. “Kami juga sedang memeriksa isi kandungan permen yang dikonsumsi oleh keempat siswa tersebut. Ini merupakan bagian dari penyelidikan kami untuk memastikan apakah ada bahan berbahaya yang terkandung dalam permen itu,” tambah AKP Andrian.

Kepala Sekolah SD Negeri 39 Palembang, Maila, membenarkan bahwa kejadian tersebut melibatkan lima orang siswa, dan menegaskan bahwa pihak sekolah terkejut dengan insiden ini. Maila menjelaskan, “Kami sangat kaget ketika mengetahui kejadian ini. Para guru menanyai siswa dan mereka mengaku baru saja membeli permen semprot dari penjaga sekolah.”

Menurut keterangan Maila, penjaga sekolah tersebut membeli permen semprot dari pasar dan tidak mengetahui kandungan berbahaya dalam permen tersebut. “Penjaga sekolah membeli permen semprot itu dari pasar, namun tidak ada informasi mengenai kandungan atau keamanan dari permen tersebut,” jelas Maila.

Insiden ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan masyarakat. Para orang tua siswa yang terlibat dalam kasus ini mengharapkan pihak berwajib segera mengungkapkan hasil dari penyelidikan dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Saat ini, pihak sekolah bersama dengan pihak kepolisian masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti dari keracunan tersebut dan langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil untuk melindungi siswa-siswa di sekolah tersebut.

Pihak kepolisian berjanji akan terus memperbarui perkembangan kasus ini dan memastikan bahwa tindakan hukum yang tepat akan diambil terhadap pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Warga Tak Perlu Lagi ke Kisaran, Pemkab Asahan Resmikan Layanan Administrasi Kependudukan di Kantor Camat Aek Kuasan

Olahraga

Bupati Asahan Buka Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke-81 Perebutkan Piala Dandim 0208/Asahan

Olahraga

Wabup Labuhanbatu Selatan Pimpin Pembentukan Panitia HUT RI ke-81, Lepas Dua Putra-Putri Terbaik ke Paskibraka Sumut

Olahraga

Viral Soal 7 Siswa Diminta Ganti Buku Hilang, Bupati Labusel Datangi SMPN 1 Kotapinang

Olahraga

Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Selasa 28 Juli 2026: Sejumlah Wilayah Hujan Ringan

Olahraga

Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini, Selasa 28 Juli 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan