LEBANON –Pada Jumat malam, 9 Agustus 2024, serangan udara Israel menargetkan sebuah mobil di tepi selatan kota pelabuhan Sidon, Lebanon. Insiden tersebut mengakibatkan tewasnya Samer al-Hajj, seorang pejabat senior Hamas yang dikenal sebagai tokoh keamanan utama di kamp pengungsi Ain al-Hilweh, dekat lokasi serangan. Menurut sumber Hamas dan dua sumber keamanan lainnya, pengawalnya mengalami luka parah dalam serangan ini.
Serangan ini merupakan bagian dari rangkaian operasi militer Israel yang telah berlangsung selama 10 bulan terakhir, seiring dengan konflik yang lebih luas di Gaza. Israel telah menargetkan anggota Hamas, kelompok bersenjata Hizbullah, serta faksi-faksi lainnya di Lebanon.
Sejak awal tahun, Israel juga telah melakukan serangan terhadap tokoh-tokoh senior di kelompok-kelompok tersebut. Pada bulan Januari, serangan di pinggiran Beirut menewaskan Saleh Arouri, wakil kepala Hamas, sementara serangan minggu lalu mengakibatkan kematian Fuad Shukr, komandan militer Hizbullah.
Tragedi tersebut menambah ketegangan yang semakin meningkat di kawasan tersebut. Beberapa jam setelah kematian Shukr, Ismail Haniyeh, kepala Hamas, dilaporkan terbunuh di Teheran. Iran dan sekutunya, termasuk Hizbullah dan Hamas, menuduh Israel sebagai pelaku dan bersumpah untuk membalas.
(N/014)