BATU BARA – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan keterampilan warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong. Salah satunya melalui kegiatan budidaya sayuran di area beranggang lapas, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan menjadikan lahan kosong lebih produktif sekaligus memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan.
Dalam pelaksanaannya, warga binaan dilibatkan secara langsung mulai dari pengolahan media tanam, penanaman, hingga perawatan tanaman secara berkala di bawah pengawasan petugas lapas.
Baca Juga: Kalapas Labuhan Ruku Dr Hamdi Hasibuan S.T,S.H,M.Hum Lantik Rosi Pardosi, Tekankan Integritas dan Profesionalisme Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, S.T., S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan kosong menjadi area budidaya sayuran merupakan langkah positif dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan.
"Kami terus berupaya memanfaatkan setiap potensi yang ada di lingkungan lapas agar menjadi sesuatu yang produktif dan memberikan manfaat. Melalui budidaya sayuran ini, kami ingin mendorong warga binaan untuk memiliki keterampilan praktis, menumbuhkan kedisiplinan, serta membangun rasa tanggung jawab dan kemandirian," ujar Hamdi.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama warga binaan menjalani masa pembinaan, tetapi juga menjadi bekal keterampilan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
"Harapan kami, warga binaan dapat memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program pembinaan ini. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka diharapkan mampu menjalani kehidupan yang lebih baik, mandiri, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setelah bebas nanti," tambahnya.
Melalui program ini, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan pembinaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan. Optimalisasi lahan kosong menjadi lahan budidaya sayuran diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus mewujudkan pembinaan warga binaan yang lebih bermanfaat.* (dh)