MEDAN — Staf Ahli Tim Penggerak PKK Kota Medan, Ny. Martinijal Zakiyuddin Harahap, mengajak anak-anak membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat melalui gerakan mencuci tangan menggunakan sabun.
Ajakan itu disampaikan Martinijal dalam Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Tingkat Kota Medan yang digelar di Halaman SD Islam Al Ulum, Selasa, 6 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Martinijal menekankan pentingnya membangun kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sejak usia dini.
Baca Juga: Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Pemko Medan Nunggak Pajak, Ada yang Tanpa Pelat dan Spion Menurut dia, tangan merupakan bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan lingkungan sehingga berpotensi menjadi media penyebaran kuman apabila kebersihannya tidak dijaga.
"Mencuci tangan mungkin terlihat sederhana, tetapi manfaatnya sangat besar untuk melindungi diri dan keluarga dari berbagai penyakit. Anak-anak adalah generasi penerus yang harus tumbuh sehat, aktif, dan cerdas. Pembiasaan hidup bersih ini harus kita mulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat," ujar Martinijal.
Martinijal mengatakan gerakan pembiasaan hidup bersih dan sehat menjadi salah satu fokus TP PKK Kota Medan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.
Karena itu, ia mengingatkan agar peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Kebiasaan mencuci tangan, kata dia, harus diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
"Anak-anak belajar bukan hanya dari apa yang kita sampaikan, tetapi dari apa yang mereka lihat. Karena itu, saya mengajak seluruh guru dan orang tua untuk terus memberikan teladan nyata," tambahnya.
Menurut Martinijal, keluarga dan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan hidup bersih pada anak.
Keteladanan orang dewasa di lingkungan sekitar akan membantu anak memahami pentingnya menjaga kebersihan dalam aktivitas sehari-hari.