DELI SERDANG – Jalan Besar Namorambe yang menghubungkan Kabupaten Deli Serdang dengan Kota Medan, Sumatera Utara, rusak parah dan menjadi perhatian setelah kondisi jalan tersebut viral di media sosial.
Kerusakan terlihat di sepanjang sekitar 200 meter ruas jalan.
Sejumlah lubang memenuhi badan jalan dan kondisinya semakin menyulitkan pengguna jalan ketika hujan turun.
Baca Juga: 13.702 Keluarga di Sumut Terima Bantuan Pascabencana, Tapanuli Tengah Terbesar Saat hujan, lubang-lubang jalan dipenuhi genangan air.
Sebaliknya, ketika cuaca panas, debu beterbangan dan mengganggu warga serta pelaku usaha yang berada di sepanjang ruas tersebut.
Lila (50), pemilik warung kopi di tepi Jalan Besar Namorambe, mengatakan kondisi jalan rusak tersebut telah dirasakannya selama sekitar tiga tahun.
"Dampaknya berabu. Banyak orang jatuh. Ya, kalau sudah macet kan susah orang mau kemari (warung). Sudah jalannya jelek, orang keluar pun malas sekarang," kata Lila, Jumat (2/10/2026).
Lila mengaku telah berjualan di kawasan tersebut selama lebih dari 18 tahun.
Namun, selama tiga tahun terakhir, ia bersama suaminya harus melakukan pekerjaan tambahan untuk mengurangi debu yang masuk ke warung.
Setiap pagi hingga sore, mereka menyiram badan jalan menggunakan selang yang sengaja disiapkan.
Upaya tersebut dilakukan agar debu tidak terlalu mengganggu pelanggan yang datang.
"Sebelum jualan, ya, saya menyiram jalan. Biar ramai (pelanggan) yang datang. Kan tidak enak juga sama yang duduk kalau berabu. Kita pun di sini cuma jualan minuman," ungkapnya.