KARO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 1 Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dihentikan sementara setelah puluhan siswa mengalami keluhan kesehatan usai menyantap makanan program tersebut.
Penghentian sementara dilakukan setelah kejadian pada 16 September 2026.
Hingga kini, pihak sekolah belum kembali menerima makanan MBG dan masih menunggu hasil pembahasan bersama orangtua siswa untuk menentukan kelanjutan program tersebut.
Baca Juga: Desa Ledong Barat Raih Predikat Istimewa dalam Penilaian Desa Antikorupsi 2026, Bupati Asahan: Ini Bukan Akhir Kepala SMKN 1 Merdeka, Mbina Bangun, mengatakan keputusan menghentikan sementara distribusi MBG di sekolah diambil setelah muncul dugaan keracunan yang dialami para siswa.
"Untuk sementara MBG kita stop ke sekolah," kata Mbina.
Menurut Mbina, pihak sekolah dalam waktu dekat akan menggelar rapat bersama orangtua siswa.
Pertemuan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan sebelum sekolah menentukan apakah program MBG akan kembali diterima.
"Dalam waktu dekat, kita akan menggelar rapat dengan para orangtua siswa," ujarnya.
Selama program MBG dihentikan, aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung normal.
Untuk memastikan kebutuhan makan siswa selama berada di sekolah tetap terpenuhi, pihak sekolah meminta siswa membawa bekal dari rumah.
"Semua siswa kita sarankan bawa bontot dari rumah," tegas Mbina.
Kondisi siswa yang sebelumnya mendapat perawatan medis kini telah membaik.