JAKARTA – Sejumlah mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berencana menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Aksi tersebut direncanakan untuk menyampaikan aspirasi terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya mengenai kepastian operasional dapur SPPG yang telah dibangun oleh para mitra.
Koordinator aksi, Sawaludin Aweng, mengatakan demonstrasi tersebut menjadi wadah bagi mitra untuk menyampaikan persoalan mengenai hak, kepastian operasional, investasi pembangunan dapur, serta hubungan kemitraan dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
Baca Juga: Buruh Masuk Gedung DPR, Sampaikan 11 Tuntutan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Menurut Aweng, sejumlah mitra telah mengeluarkan modal untuk membangun fasilitas dapur SPPG.
Modal tersebut berasal dari pinjaman perbankan maupun dana pribadi.
Persoalan muncul ketika sejumlah dapur yang telah selesai dibangun belum mendapatkan kepastian kapan dapat mulai beroperasi.
Kondisi itu, menurut pihak mitra, berdampak pada kewajiban membayar kembali pinjaman investasi yang digunakan untuk membangun fasilitas SPPG.
Empat Tuntutan Mitra SPPG
Dalam rencana aksi tersebut, para mitra menyampaikan empat tuntutan utama.
Pertama, para mitra menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis.
Kedua, mereka meminta pemerintah mendorong BGN mencabut moratorium pembangunan SPPG, baik di wilayah aglomerasi maupun daerah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T.
Ketiga, para mitra meminta adanya mekanisme pengembalian investasi yang telah dikeluarkan untuk pembangunan fasilitas dapur MBG.