KUALASIMPANG — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan meninjau progres pembangunan hunian tetap (huntap) Polri Presisi bagi masyarakat terdampak banjir di Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa, 22 September 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Ruddi didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Irwasda Kombes Pol. Iskandar ZA, para pejabat utama Polda Aceh, serta sejumlah Kapolres.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, pembangunan huntap Polri Presisi tahap pertama telah mencapai 250 unit.
Baca Juga: Seluruh Fraksi DPRD Batu Bara Setujui P-APBD 2026, Bupati: Kita Bangun Sesuai Kemampuan Keuangan Sementara pembangunan tahap kedua masih berlangsung dengan jumlah 50 unit.
"Untuk tahap pertama, progres pembangunan huntap Polri Presisi telah mencapai 96 persen dan menyisakan sekitar 4 persen pekerjaan," kata Joko usai meninjau huntap bersama Kapolda Aceh.
Menurut Joko, pembangunan huntap tersebut terdiri atas tiga model rumah.
Sebanyak 50 unit merupakan rumah precast, 100 unit rumah RUSPIN, dan 50 unit rumah kayu.
Rumah precast menggunakan teknologi pracetak yang memungkinkan proses pembangunan berlangsung lebih cepat dan efisien
. Adapun rumah RUSPIN dibangun menggunakan sistem panel instan yang kokoh, ekonomis, dan memiliki daya tahan yang baik.
Sementara rumah kayu menggunakan material kayu meranti berkualitas yang dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi penghuninya.
"Untuk rumah RUSPIN, baik tahap pertama maupun tahap kedua, pembangunannya telah selesai 100 persen. Begitu juga dengan rumah kayu sebanyak 50 unit yang telah selesai seluruhnya. Untuk tahap pertama, seluruh rumah ditargetkan sudah dapat dihuni pada awal tahun depan," ujarnya.
Selain melihat perkembangan pembangunan rumah, Kapolda Aceh juga meninjau pembangunan sejumlah fasilitas pendukung, seperti jalan dan drainase.