JANTHO — Potensi sumber daya alam dan ekonomi Aceh yang beragam membutuhkan generasi muda yang tidak hanya mampu melihat peluang, tetapi juga berani mengolahnya menjadi usaha nyata.
Semangat tersebut diwujudkan melalui program Aceh Youthpreneur 2026 yang digagas Jaringan Aneuk Syuhada (JASA) Aceh Besar bersama Muda Seudang Banda Aceh.
Kegiatan tersebut mempertemukan sekitar 50 pemuda dalam ruang pembelajaran dan pengembangan kapasitas di Gedung Amanah Ladong, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu, 19 September 2026.
Baca Juga: Harhubnas 2026, Bobby Nasution Dorong Konektivitas Transportasi Sumut Makin Terintegrasi Program yang mengusung tema "Membangun Ekosistem Wirausaha Kelompok JASA Aceh Besar & Muda Seudang Banda Aceh untuk Aceh yang Sejahtera" itu berfokus pada kewirausahaan, kepemimpinan, kreativitas, soft skills, serta pengembangan potensi ekonomi lokal.
Melalui kegiatan ini, peserta didorong memahami dasar-dasar kewirausahaan sekaligus mulai menyusun ide usaha yang dapat dikembangkan berdasarkan potensi di lingkungan masing-masing.
Aceh Youthpreneur dirancang sebagai ruang pembinaan untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kreativitas, jejaring, hingga kemandirian ekonomi pemuda.
Peserta tidak hanya menerima materi secara teori.
Mereka juga mengikuti diskusi, praktik, penyusunan ide bisnis, pengembangan model usaha, hingga pembahasan studi kasus secara berkelompok.
Materi pelatihan dimulai dari dasar-dasar kewirausahaan dan entrepreneurial mindset.
Peserta kemudian diarahkan untuk mengenali peluang usaha yang berasal dari potensi lokal Aceh.
Dalam sesi kelas, peserta dibagi ke dalam bidang pertanian dan perkebunan serta fesyen.
Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai sektor ekonomi kreatif dan usaha berbasis teknologi.