MEDAN — Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan Donal Simanjuntak angkat suara mengenai kondisi Febiona Purba, 16 tahun, siswi korban dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Febiona sebelumnya disebut mengalami gangguan ingatan setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Namun, menurut Donal, kondisi siswi tersebut saat ditemui tim KPPG sudah dapat berkomunikasi dan bercerita dengan baik.
Baca Juga: Mengeluh Mual dan Diare, 230 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan Usai Santap MBG "Sepengetahuan kami selama mendampingi yang bersangkutan di RS Haji saat kunjungan, orang tua pernah menyampaikan hal tersebut. Namun tim kami yang mendampingi melaporkan kondisi yang bersangkutan per hari sampai kepulangan ke Karo, yang bersangkutan dapat berkomunikasi dengan baik dan dapat menceritakan pengalamannya," ucap Donal, Rabu (9/9/2026).
Donal mengatakan orang tua Febiona, Elvinus, sebelumnya sempat menyampaikan bahwa anaknya mengalami gangguan ingatan ketika menjalani perawatan di RSU Haji Medan.
Kondisi Febiona kembali dilihat Donal saat bertemu di RSUP Adam Malik Medan pada 8 September 2026.
Menurut dia, Febiona masih mengenali dirinya dan dapat berbicara dengan baik.
"Saat kami ketemu lagi tanggal 8 September di RS Adam Malik, yang bersangkutan masih mengenal kami dan kami berbicara dengan baik," kata Donal.
Donal memastikan KPPG bersama Badan Gizi Nasional (BGN) masih memantau kondisi kesehatan Febiona.
Pemantauan dilakukan setelah siswi tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami gangguan ingatan yang diduga berkaitan dengan kejadian keracunan MBG.
"Pada prinsipnya kami terus memantau kondisi kesehatan yang bersangkutan, pimpinan kami Kepala BGN terus memperhatikan kondisi kesehatan korban siswa," imbuh Donal.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap kondisi terkini Febiona.