JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan Polri telah mengerahkan 12 kapal untuk membantu distribusi bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Laporan tersebut disampaikan Sigit kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas (ratas) secara daring, Senin (7/9/2026).
"Mohon izin, kami (Polri) sebenarnya sudah menempatkan 12 kapal untuk diperbantukan mengangkut logistik yang ada di NTT, Pak," kata Sigit dalam rapat tersebut.
Baca Juga: Ini Takdir Kita, Prabowo Ingatkan Indonesia Harus Selalu Siap Hidup di Ring of Fire Sigit menjelaskan 12 kapal yang dikerahkan terdiri dari satu kapal kelas A3, satu kapal kelas B1, tiga kapal jenis C1, dan tujuh kapal kelas C2.
"Kami tempatkan ada di Labuan Bajo, di Larantuka, Kupang, ada yang di Sikka," ujarnya.
Menurut Sigit, kapal-kapal tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung distribusi bantuan logistik ke wilayah terdampak. Selain itu, kapal juga dapat digunakan untuk mengangkut masyarakat apabila diperlukan.
"Ini mungkin sementara bisa dimanfaatkan untuk mengangkut distribusi logistik, ataupun mungkin masyarakat apabila memang dibutuhkan. Saat ini semuanya masih beroperasi di sana. Terima kasih, Pak," kata Sigit.
Pengerahan armada laut tersebut dilakukan untuk membantu memperlancar penyaluran bantuan ke masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah NTT.
Mendengar laporan tersebut, Presiden Prabowo mengapresiasi langkah Polri dalam mendukung penanganan bencana. Prabowo juga meminta Kapolri berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
Koordinasi tersebut diharapkan dapat memastikan pemanfaatan armada berjalan efektif serta kebutuhan masyarakat terdampak bencana dapat segera ditangani.* (oz/dh)