MEDAN – Operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, kembali normal pada Rabu, 2 September 2026.
Sebelumnya, puluhan penerbangan dari dan menuju bandara tersebut terdampak erupsi Gunung Sinabung.
Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi Mohamad Hikmat Hidayat memastikan aktivitas penerbangan di Bandara Kualanamu telah kembali berjalan seperti biasa.
Baca Juga: Maulid Nabi 1448 H, Ketua DWP Sumut Ajak Perempuan Teladani Akhlak Rasulullah "Untuk update terkini operasional penerbangan sudah kembali normal," ungkap Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi Mohamad Hikmat Hidayat, Rabu (2/9/2026).
Hikmat mengatakan sejumlah penerbangan yang sebelumnya mengalami pembatalan maupun penundaan telah dilakukan penjadwalan ulang.
Penyesuaian keberangkatan mulai dilakukan sejak penerbangan pertama pada Rabu pagi.
"Hari ini 2 September 2026 mulai pukul 04.00 WIB seluruh penerbangan yang sebelumnya mengalami keterlambatan dan juga re-time sudah mulai menyesuaikan keberangkatannya kembali. Sementara penerbangan yang cancel sudah melakukan penjadwalan ulang dan mulai menyesuaikan keberangkatan sejak penerbangan pertama di hari ini," jelasnya.
Sejumlah penerbangan juga telah kembali masuk dalam jadwal keberangkatan pada Rabu sore.
Rute yang terjadwal antara lain penerbangan menuju Singapura, Jakarta, Bangkok, Batam, Kuala Lumpur, dan Penang.
Sebelumnya, kondisi penerbangan di Bandara Kualanamu sempat terganggu akibat erupsi Gunung Sinabung.
Puluhan penerbangan dibatalkan, termasuk sejumlah penerbangan dengan tujuan Jakarta, Singapura, dan Penang, Malaysia.
Dampak pembatalan dan penundaan tersebut membuat ratusan calon penumpang menumpuk di area Bandara Kualanamu.