BANDA ACEH – Ust. H. Abrar Zym, S.Ag., MH membahas pentingnya etos kerja dalam Islam dalam pengkajian rutin Sabtu Subuh di Masjid Tgk Jakfar Hanafiah, Kampus Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) Banda Aceh, 28 Agustus 2026.
Dalam kajiannya, Abrar menjelaskan bahwa Islam tidak hanya mengatur persoalan ibadah ritual seperti salat, puasa, dan zakat.
Islam juga mengatur bagaimana manusia bekerja, mencari nafkah, mengelola amanah, menggunakan waktu, menjalankan tanggung jawab, serta memberikan manfaat kepada orang lain.
Baca Juga: Musim Kemarau Panjang? Ini Niat dan Tata Cara Salat Istisqa untuk Memohon Hujan "Karena itu, bekerja dalam Islam tidak boleh dipandang semata-mata sebagai aktivitas untuk memperoleh penghasilan, tetapi harus menjadi bagian dari pengabdian kepada Allah SWT."
Menurut dia, etos kerja secara sederhana merupakan nilai, sikap mental, kebiasaan, dan karakter yang mendorong seseorang bekerja dengan sungguh-sungguh, bertanggung jawab, disiplin, jujur, serta memberikan hasil terbaik.
"Maka, etos kerja dalam Islam adalah sikap seorang Muslim dalam bekerja yang dilandasi iman, keikhlasan, tanggung jawab, kejujuran, profesionalitas, dan kesadaran bahwa pekerjaannya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT."
Abrar mengatakan tujuan hidup manusia adalah beribadah kepada Allah.
Ia mengutip Surah Az-Zariyat ayat 56 yang menjelaskan bahwa manusia dan jin diciptakan untuk beribadah kepada Allah.
Menurut dia, makna ibadah dalam Islam tidak terbatas pada ibadah ritual. Ketaatan kepada Allah juga harus tercermin dalam seluruh kehidupan, termasuk dalam pekerjaan.
"Karena itu, bekerja mencari nafkah yang halal, apabila dilakukan dengan niat yang benar dan cara yang benar, dapat menjadi bagian dari ibadah."
Ia menjelaskan nilai sebuah pekerjaan tidak hanya ditentukan jenis pekerjaan tersebut. Niat, cara, dan tujuan di balik pekerjaan juga menjadi bagian penting.
"Seorang petani yang bekerja dengan jujur, pedagang yang tidak menipu, dosen yang mengajar dengan sungguh-sungguh, pegawai yang menjalankan tugas dengan amanah, dokter yang melayani pasien dengan baik, maupun pekerja yang mencari nafkah dengan tangannya sendiri, semuanya dapat bernilai ibadah apabila dilakukan karena Allah dan tidak melanggar syariat."
Halaman :
Warning: Undefined variable $max_pages in
/home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line
259
Warning: Undefined variable $max_pages in
/home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line
259