NAGEKEO - Presiden Prabowo Subianto menanyakan langsung kepada warga terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), apakah program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih ingin dilanjutkan. Warga yang berada di lokasi pengungsian pun menyatakan ingin program tersebut tetap berjalan.
Pertanyaan itu disampaikan Prabowo saat mengunjungi lokasi pengungsian korban gempa di Nagekeo, Rabu (26/8/2026). Sebelumnya, Prabowo mendapat laporan dari Bupati Nagekeo Simplisius Donatus bahwa masyarakat di wilayah tersebut merasakan manfaat program MBG.
"Saya dapat laporan dari Bapak Bupati bahwa rakyat Kabupaten Nagekeo itu merasakan manfaat dari MBG, apa benar itu?" tanya Prabowo kepada warga.
Baca Juga: Ada Kopdes Nyasar sampai ke Gunung, Zulhas Janji Tertibkan sebelum 20 Oktober dan Genjot Nasib Nelayan Prabowo kemudian kembali menanyakan apakah masyarakat ingin program tersebut diteruskan.
"Mau diteruskan atau tidak?" ujar Prabowo.
Warga yang berada di lokasi pengungsian menjawab bahwa mereka ingin MBG tetap dilanjutkan.
Prabowo kemudian menjelaskan bahwa program MBG ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi sejumlah kelompok masyarakat, tidak hanya anak-anak.
"Terima kasih. Ya, saya kira itu kita lanjutkan supaya anak-anak kita sehat, supaya ibu-ibu hamil kita sehat, dan mereka yang lanjut usia aman di saat-saat mereka menikmati usia lanjut mereka," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, keberlanjutan program MBG menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan gizi masyarakat tetap terpenuhi, termasuk di tengah kondisi bencana.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo juga menerima laporan dari Bupati Nagekeo mengenai sejumlah gagasan untuk meningkatkan produktivitas daerah.
Presiden kemudian menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan di NTT dan seluruh Indonesia.
"Kita akan bangun seluruh, seluruh NTT kita bangun, seluruh Indonesia kita bangun. Kabupaten demi kabupaten, kecamatan demi kecamatan, desa demi desa kita bangun. Rakyat kita harus hidup dengan baik dan sejahtera," tuturnya.