NAGEKEO - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya keberanian seorang pemimpin untuk mendengar dan memahami langsung kondisi masyarakat, terutama warga yang tinggal di wilayah terpencil dan terdampak bencana. Pesan itu disampaikan Prabowo saat mengunjungi korban gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026).
Prabowo mengatakan pemimpin tidak boleh hanya mengandalkan laporan dari jajaran di bawahnya. Menurutnya, pemimpin harus berani turun langsung untuk mengetahui persoalan yang benar-benar dihadapi masyarakat.
"Kalau saya memimpin, saya itu punya moto untuk diri saya dan untuk yang saya pimpin, siapa berani, menang," ujar Prabowo.
Baca Juga: 'Anda Pemimpin yang Benar!' Prabowo Puji Bupati Nagekeo Soal Lumbung Pangan di Sela Kunjungan Gempa Flores Ia menjelaskan keberanian yang dimaksud bukan hanya keberanian mengambil keputusan. Seorang pemimpin juga harus berani berpikir, bertanya, mendengar serta mencari tahu kondisi masyarakat secara langsung.
"Jadi pemimpin itu harus berani, berani berpikir, berani bertanya, berani mendengar, berani mencari tahu yang benar-benar dirasakan orang yang paling jauh, paling susah, paling miskin, paling tidak berdaya," katanya.
Prabowo menegaskan prinsip tersebut juga berlaku bagi pemimpin di tingkat daerah. Gubernur, bupati, camat hingga kepala desa dinilai memiliki posisi penting karena paling dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, para pemimpin daerah harus memahami kebutuhan warga secara langsung dan tidak hanya mengandalkan informasi dari laporan administratif.
"Pemimpin daerah harus benar-benar memahami kebutuhan dan kondisi masyarakat yang mereka layani," ujar Prabowo.
Kunjungan Prabowo ke Nagekeo dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga yang terdampak gempa bumi Flores. Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga memastikan penanganan bencana dan kebutuhan masyarakat berjalan sesuai kondisi di lapangan.
Kehadiran Presiden di tengah warga terdampak diharapkan dapat memperkuat koordinasi pemerintah dalam menangani dampak gempa sekaligus mempercepat proses pemulihan masyarakat dan wilayah yang terdampak.
Prabowo sebelumnya juga memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Nagekeo dengan jajaran pemerintah pusat dan daerah. Dalam rapat tersebut dibahas kebutuhan pengungsi, bantuan, pemulihan infrastruktur hingga keberlanjutan pelayanan publik di wilayah terdampak.* (k/dh)