BENER MERIAH - Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa Blang Sentang, Kecamatan Bukit, Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat persatuan serta menegaskan komitmen masyarakat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Apel kebangsaan yang mengusung tema "Bersatu dalam Kebhinekaan, Menjaga Persatuan Bangsa" itu dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan hingga ribuan warga.
Baca Juga: Ratusan Warga Bojonegoro Berdoa untuk Prabowo dan Keutuhan NKRI, Harap Program Pemerintah Bermanfaat bagi Masyarakat Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Bupati Bener Meriah Tagore Abu Bakar, Danbrigif 47/AR Letkol Inf Raden Aldi Wibisono, Dandim 0119/BM Letkol Arh Febry Adyanto, Danyonif 114/SM Letkol Inf Fahrul Yuza dan Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto.
Turut hadir Ketua DPRK Bener Meriah Saleh dan Kajari Bener Meriah Edward. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan persatuan dan kedamaian di wilayah Tanah Gayo.
Nuansa nasionalisme semakin terasa lewat penampilan Tari Munalu yang dibawakan Sanggar Budaya Bener Meriah. Selain itu, siswa-siswi MAN 3 Timang Gajah menampilkan drama kolosal bertajuk "Bersatulah Indonesiaku".
Bupati Bener Meriah Tagore Abu Bakar mengatakan keberagaman suku, bahasa, adat dan agama merupakan kekuatan bangsa Indonesia. Menurutnya, semangat mempertahankan kemerdekaan saat ini diwujudkan melalui upaya menjaga persatuan, kerukunan dan keamanan.
"Mempertahankan kemerdekaan di Bener Meriah bukan lagi dengan mengangkat senjata, tetapi dengan menjaga persatuan, kerukunan, keamanan, dan gotong royong," kata Tagore.
Tagore juga mengajak masyarakat terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan menjaga kedamaian di Tanah Gayo. Menurutnya, semangat kebangsaan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari dan pengabdian kepada daerah.