NAGEKEO - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meninjau langsung penanganan bencana gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan masa tanggap darurat serta kebutuhan warga terdampak berjalan optimal.
Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada sebelumnya membenarkan rencana kunjungan Presiden Prabowo. Pemerintah daerah juga melakukan persiapan di sejumlah lokasi yang akan dikunjungi kepala negara.
"Iya besok (hari ini) ada kunjungan presiden, kami lagi di tenda untuk persiapan kunjungan," ujar Gonzalo, Jumat (21/8/2026) malam.
Baca Juga: Camat Emosi di Depan Petugas BNPB: Saya Stres, Bantuan Sedikit untuk Dibagi ke Banyak Orang Berdasarkan agenda yang dihimpun, rombongan Presiden Prabowo dijadwalkan tiba di helipad Batalyon 834/WM Nagekeo sekitar pukul 11.50 WITA.
Dari lokasi tersebut, Prabowo akan bergerak menuju Posko Pengungsian Lapangan Berdikari. Presiden dijadwalkan menyapa dan berdialog dengan warga yang terdampak gempa di lokasi pengungsian.
Selanjutnya, Prabowo akan menuju Posko Utama Tanggap Darurat di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagekeo. Di sana, Presiden akan menerima pemaparan dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Bencana mengenai kondisi terkini dan upaya penanganan di lapangan.
Prabowo juga dijadwalkan meninjau Dapur Umum Utama BPBD Nagekeo untuk melihat langsung penyediaan kebutuhan konsumsi bagi masyarakat terdampak.
Agenda berikutnya yakni meninjau Gedung Perpustakaan Kabupaten Nagekeo yang mengalami dampak kerusakan akibat gempa.
Dari sana, rombongan akan menuju RSUD Aeramo. Presiden dijadwalkan memantau penanganan medis korban gempa sekaligus berinteraksi dengan tenaga kesehatan dan pasien.
Usai dari RSUD Aeramo, Presiden akan melanjutkan kunjungan ke Pelabuhan Maropokot untuk melihat kondisi infrastruktur perhubungan dan distribusi logistik melalui jalur laut.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan di Nagekeo selesai, Prabowo dijadwalkan kembali ke Batalyon 834/WM sebelum bertolak menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo.
Kunjungan Presiden tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa dapat dipenuhi secara cepat dan terkoordinasi.