MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Jumat, 21 Agustus 2026.
Dalam kunjungannya, Bobby melihat langsung proses perbaikan rumah yang dilakukan warga secara mandiri.
Bobby menyoroti bantuan material bangunan yang diterima sebagian warga.
Baca Juga: Dari Narkoba hingga Pelecehan, Ini Alasan Polda Sumut Tak Pecat AKP Fadlun Menurut dia, bantuan yang diberikan belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan perbaikan rumah sehingga warga masih harus mengeluarkan biaya sendiri.
"Ya, kemarin memang ada bantuan. Cuma tadi saya dengar ini bantuannya menyusahkan. Artinya, rumahnya rusak, dibantu bahan bangunan. Pertama, bahan bangunannya misalnya satu rumah yang dibutuhkan 30 lembar seng dan 30 kayu misalnya, ini dibantu Cuma 10," kata Bobby Nasution, Jumat (21/8/2026).
Menurut Bobby, kondisi tersebut justru dapat menambah beban warga yang sedang terdampak bencana.
Mereka harus membeli kekurangan material menggunakan uang pribadi untuk memperbaiki rumah.
"Jadi masyarakat sudah kena musibah, harus beli lagi. Makanya saya bilang ini bantuannya menyusahkan, nambah-nambah PR lagi. Kalau mengasih bantuan harusnya yang komplit lah ya. Jangan malah tambah menyusahkan," lanjutnya.
Bobby mengatakan sebagian besar warga yang terdampak bencana di kawasan tersebut berasal dari kelompok ekonomi rendah.
Karena itu, pemerintah perlu memberikan bantuan yang lebih menyeluruh agar masyarakat tidak kembali terbebani setelah terkena musibah.
"Banyak yang jualan juga tidak bisa jualan, terus ini rata-rata ekonominya lemah, ya. Jadi kita minta nanti dari provinsi saja, nggak apa-apa. Dari anggaran provinsi yang menanganinya," ujar Bobby.
Ia memastikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan mengambil bagian dalam penanganan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliung.