JAKARTA - Lebih dari 150 ribu warga memadati kawasan Istana Merdeka dan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, untuk mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026). Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyebut antusiasme tersebut menjadi gambaran kuatnya kebersamaan masyarakat.
"Lebih dari 150 ribu masyarakat hadir mengikuti rangkaian upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan Penurunan Bendera Sang Merah Putih di kawasan Istana Merdeka, serta panggung rakyat di Monas," kata Teddy dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2026).
Menurut Teddy, warga mulai berdatangan sejak dini hari. Bahkan, sebagian masyarakat telah mengantre sejak sekitar pukul 02.00 WIB untuk menyaksikan langsung rangkaian peringatan kemerdekaan di kawasan Istana.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Medan Dukung Lomba Domino, Dorong Kegiatan Positif Jauhkan Warga dari Judol Masyarakat yang hadir tidak hanya berasal dari Jakarta. Warga dari sejumlah daerah di Indonesia turut datang dengan mengenakan beragam pakaian adat.
"Saya bahkan berkesempatan menyapa langsung warga yang datang dari Sulawesi, Sumatra, dan banyak provinsi lainnya," ujar Teddy.
Antusiasme warga berlanjut sepanjang rangkaian acara, mulai dari Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi hingga Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih di Istana Merdeka.
Selain upacara kenegaraan, panggung rakyat di kawasan Monas juga menjadi salah satu pusat kegiatan masyarakat untuk merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kemeriahan bahkan berlanjut hingga malam hari. Teddy menyebut lebih dari 500 ribu warga hadir di sepanjang kawasan Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia untuk mengikuti semarak perayaan kemerdekaan.
"Malam harinya, semangat yang sama terus menyala dengan kehadiran lebih dari 500 ribu warga di sepanjang Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia," katanya.
Teddy menilai tingginya partisipasi masyarakat bukan hanya menunjukkan antusiasme dalam merayakan hari kemerdekaan. Menurutnya, kehadiran warga dari berbagai daerah, latar belakang dan generasi juga menjadi simbol persatuan di bawah Merah Putih.
"Pemandangan ini kembali mengingatkan bahwa Merah Putih bukan sekadar bendera. Dia adalah pemersatu kita. Dari berbagai daerah, latar belakang, dan generasi, kita hadir dengan satu kebanggaan yang sama, Indonesia," tutur Teddy.
Dia mengatakan semarak peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus mengisi kemerdekaan dengan kontribusi positif bagi bangsa.