BANDA ACEH — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima kunjungan silaturahmi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh di ruang kerjanya, Selasa, 18 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara Kepolisian Daerah Aceh dan Bank Indonesia, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan serta perekonomian di Provinsi Aceh.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Baca Juga: Guru yang Tidak Pernah Selesai Belajar, Kunci Masa Depan Pendidikan Indonesia Menurut dia, koordinasi antarlembaga diperlukan karena kondisi keamanan dan perekonomian memiliki keterkaitan erat.
"Pertemuan ini merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus upaya memperkuat sinergi antara Polda Aceh dengan Bank Indonesia. Stabilitas keamanan dan stabilitas ekonomi merupakan dua hal yang saling berkaitan," kata Joko dalam rilisnya, usai pertemuan.
Menurut Joko, situasi keamanan yang kondusif dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kondisi tersebut juga dinilai penting untuk menciptakan iklim yang positif bagi kegiatan ekonomi, investasi, perdagangan, hingga pembangunan di Aceh.
Karena itu, Polda Aceh menyatakan akan terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bank Indonesia.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menjaga situasi daerah tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga aktivitas masyarakat dan perekonomian dapat berjalan dengan baik.
"Polda Aceh tentu mendukung berbagai upaya yang bertujuan memperkuat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Aceh. Sinergi dengan Bank Indonesia dan seluruh stakeholder akan terus kita tingkatkan," ujarnya.
Dalam pertemuan itu, Kapolda Aceh dan Kepala Perwakilan BI Provinsi Aceh juga membahas pentingnya menjaga stabilitas daerah sebagai salah satu fondasi bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sinergi antara aparat keamanan dan otoritas moneter tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan yang dapat mempengaruhi stabilitas Aceh, baik dari sisi keamanan maupun perekonomian.