JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh tingkatan pemerintahan melakukan efisiensi anggaran dengan memangkas pengeluaran yang dinilai tidak produktif.
Ia menilai anggaran tersebut akan lebih bermanfaat jika dialihkan untuk kebutuhan masyarakat, termasuk memperbaiki sekolah, rumah sakit, serta meningkatkan kesejahteraan guru.
Prabowo menyampaikan hal itu saat menekankan pentingnya efisiensi anggaran pemerintah.
Baca Juga: Prabowo Bentuk PFII, Jakarta dan Bali Disiapkan Jadi Pusat Keuangan Internasional Menurut dia, penghematan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga harus dilakukan pemerintah daerah, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga desa.
Ia juga meminta seluruh pemerintahan menghilangkan praktik korupsi, penipuan, hingga mark up atau penggelembungan anggaran dalam belanja pemerintah.
"Pemerintah di semua tingkatan, tidak hanya pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten kota, pemerintah desa, kita harus menghilangkan praktik-praktik korupsi, penipuan, mark up, penggelembungan dalam pembelanjaan," kata Prabowo.
Prabowo mengatakan pemerintah perlu memperbaiki tata kelola belanja agar anggaran negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Pemerintah harus lebih efisien di setiap tingkatan. Kita harus kurangi semua pengeluaran tidak efisien," ujarnya.
Menurut Prabowo, pemerintah juga akan membentuk satu lembaga yang bertugas mengonsolidasikan seluruh pembelanjaan pemerintah.
Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mencegah terjadinya kebocoran anggaran.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyoroti anggaran untuk kegiatan seremonial, termasuk perayaan ulang tahun kementerian.
Ia mengaku senang karena saat ini tidak lagi tersedia anggaran khusus untuk perayaan ulang tahun kementerian.