JAKARTA — Ketua MPR RI Ahmad Muzani menutup pidato pengantar Sidang Tahunan MPR RI 2026 dengan membacakan tiga pantun.
Pantun tersebut berisi pesan tentang optimisme terhadap Indonesia, kebijakan pemerintah, serta ajakan kepada masyarakat untuk menjaga persatuan.
Sidang Tahunan MPR 2026 digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Agustus 2026. Sidang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB.
Baca Juga: Ketua MPR Ahmad Muzani Ingatkan Demokrasi Bukan Ajang Saling Cela dan Rendahkan Martabat Muzani mendapat giliran pertama untuk menyampaikan pidato pengantar Sidang Tahunan MPR RI 2026.
Menjelang akhir pidatonya, Muzani meminta izin untuk menyampaikan tiga pantun kepada para peserta sidang.
"Sebelum tutup, kami diizinkan untuk membacakan 3 buah pantun," kata Muzani.
Pantun pertama berisi optimisme untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Burung dara, burung merpatiTerbang tinggi ke langit timurKita optimis wujudkan negeriIndonesia berdaulat, adil dan makmur
Pada pantun kedua, Muzani menyinggung kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang disebutnya merakyat.
Ia kemudian mengaitkannya dengan harapan Indonesia semakin maju.
Kuda Sumbawa kuda terkuatDibuat lomba dapet pialaKebijakan Presiden yang merakyatMenjadikan Indonesia semakin nyala
Adapun pantun ketiga berisi pesan kepada seluruh rakyat Indonesia agar menjaga persatuan dan tidak saling menghujat.