JAKARTA — Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026.
Ia menegaskan MBG bukan sekadar program pembagian makanan, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Hal itu disampaikan Muzani dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Gedung Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Baca Juga: Ketua DPD RI Puji Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Sebut Transformasi Ekonomi Layaknya 'Mencabut Duri dalam Daging' Muzani mengatakan Indonesia telah mencatat berbagai kemajuan selama 81 tahun berdiri.
Kemajuan tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga sektor pertanian.
Namun, menurut dia, masih terdapat persoalan mendasar yang dihadapi sebagian masyarakat, terutama terkait pemenuhan kebutuhan pangan anak-anak.
"Namun, masih ada anak-anak kita yang berangkat ke sekolah tanpa sarapan. Masih ada keluarga yang harus memilih antara membeli makanan atau membayar pengobatan," kata Muzani saat pidato, di Gedung Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurut Muzani, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya pelaksanaan program MBG.
Ia menyebut program tersebut sebagai salah satu terobosan untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
"Dalam kerangka itulah kita memandang program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai terobosan dalam mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045. Program tersebut bukan semata-mata pembagian makanan, namun merupakan bagian dari ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun manusia Indonesia yang sehat dan berkualitas," ucap dia.
Muzani mengatakan anak-anak yang sehat, unggul, dan mampu bersaing merupakan bagian dari cita-cita pembangunan bangsa.
Karena itu, pemenuhan kebutuhan gizi harus dipandang sebagai investasi jangka panjang.