JAKARTA — Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan ucapan selamat Hari Veteran Nasional 2026 dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh veteran di Indonesia.
Ucapan tersebut disampaikan Sjafrie dalam Peringatan Hari Veteran Nasional 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.
"Izinkan saya untuk menyampaikan salam dan ucapan selamat Hari Veteran Nasional tahun 2026 kepada seluruh warga veteran Republik Indonesia dari Bapak Presiden Republik Indonesia," kata Sjafrie.
Baca Juga: Bupati Asahan Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Muara Selat Malaka Jelang HUT ke-81 RI Sjafrie mengatakan Prabowo juga merupakan salah satu veteran dan pembela kemerdekaan di Timor-Timur pada 1976.
"Ini adalah pesan yang ingin saya sampaikan sebagai petunjuk Bapak Presiden kepada seluruh warga veteran di seluruh Indonesia," ucap dia.
Sjafrie turut menyampaikan ucapan selamat Hari Veteran Nasional bersama Panglima TNI dan para kepala staf angkatan yang hadir dalam acara tersebut.
"Saya juga bersama dengan Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, juga ingin menyampaikan selamat Hari Veteran Nasional kepada seluruh warga veteran yang berasal dari TNI dan Polri yang pada hari ini merayakan Hari Veteran Nasional," jelas dia.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia (DPP LVRI) Letjen TNI (Purn) HBL Mantiri menjelaskan Hari Veteran Nasional yang diperingati setiap 10 Agustus memiliki makna historis bagi bangsa Indonesia.
Menurut Mantiri, penetapan tanggal tersebut berkaitan dengan Pertempuran Surakarta yang berlangsung pada 7-10 Agustus 1949.
Dalam pertempuran tersebut, para pejuang menunjukkan keberanian dan pengorbanan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
"Atas keberhasilan para pejuang dalam pertempuran empat hari di Solo, membawa pengaruh positif pada Konferensi Meja Bundar (KMB) tanggal 23 Agustus hingga 2 November 1949 di Den Haag, Belanda," jelas dia.
Konferensi Meja Bundar menjadi salah satu momentum penting dalam perjuangan Indonesia untuk memperoleh pengakuan kedaulatan dari Belanda setelah masa Revolusi Nasional.