JAKARTA - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akan menggelar sidang tahunan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Ketua MPR Ahmad Muzani menjelaskan, sidang tahunan tersebut digelar berbarengan dengan Sidang Bersama MPR, DPR, dan DPD.
"Rapat memutuskan bahwa sidang tahunan MPR dan sidang bersama MPR, DPR, dan DPD diselenggarakan pada tanggal 14 Agustus, hari Jumat, tahun 2026, dimulai pada jam 08.30 WIB sampai selesai. Diharapkan sebelum shalat Jumat sudah selesai," ujar Muzani saat konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Sidang tahunan tersebut akan diawali dengan pidato dari Muzani dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin. Setelah itu, Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato kenegaraan di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara atau yang biasa disebut "Gedung Kura-kura".
Baca Juga: Gus Ipul Lantik 67 Pejabat Kemensos, Tegaskan Tak Ada Lagi Ruang untuk Korupsi "Kita akan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden selaku Kepala Negara sekaligus menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara," ujar Muzani.
MPR juga mengundang seluruh presiden dan wakil presiden terdahulu dalam sidang tahunan MPR dan sidang bersama DPR-DPD tersebut. Para mantan pimpinan MPR, DPR, dan DPD, para menteri, duta besar, serta ketua umum partai politik turut diundang dalam forum tahunan itu.
"Kita undang adalah semua presiden terdahulu, wakil presiden terdahulu, ketua MPR dan pimpinan MPR serta DPR dan DPD terdahulu, sama para menteri, duta besar, ketua umum-ketua umum partai kita undang semua," kata Muzani.
Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa Prabowo akan menyampaikan pidato kenegaraan dalam dua sesi pada Sidang Tahunan MPR. Sesi pertama adalah Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD. Sesi kedua adalah Pidato Penyampaian Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di Sidang Paripurna DPR.
"Jadi pidato Presiden di Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD akan dilaksanakan di tanggal 14 Agustus di hari Jumat," ujar Juri dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta.
Pidato kenegaraan Prabowo tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian acara jelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi menyemarakkan HUT ke-81 RI melalui penyelenggaraan berbagai perlombaan di sekolah, kantor, maupun lingkungan masing-masing.
"Mari kita sambut perayaan kemerdekaan Indonesia dengan rasa syukur dan sukacita, sekaligus tetap fokus pada kerja-kerja nyata untuk mewujudkan Republik Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," ujar Juri.* (k/dh)