BANDUNG – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menanggapi keberadaan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berada di kawasan kaki Gunung Ciremai, Jawa Barat.
Sebelumnya, sebuah unggahan video di media sosial memperlihatkan gerai KDKMP yang tampak berada di tengah kawasan hutan dengan pepohonan lebat.
Video yang direkam menggunakan drone tersebut kemudian menjadi perhatian publik.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Tegaskan Babinsa Tak Akan Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Dudung mengatakan keberadaan KDKMP di wilayah pelosok merupakan bagian dari tujuan utama program tersebut, yakni memastikan masyarakat desa tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar.
Menurut dia, koperasi desa memang dirancang agar dapat menjangkau masyarakat yang tinggal jauh dari pusat perkotaan, termasuk wilayah terpencil seperti kawasan kaki gunung.
"Jangkauannya kan KDKMP itu masing-masing desa ya karena masyarakat desa itu harus terpenuhi juga kebutuhannya," ujar Dudung saat memberikan keterangan di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026).
Dudung menjelaskan, pendirian koperasi di wilayah pelosok menjadi salah satu solusi untuk membantu masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses dalam memperoleh kebutuhan sehari-hari.
Dengan adanya koperasi desa, warga tidak perlu lagi menempuh jarak jauh menuju pusat kota hanya untuk membeli kebutuhan pokok maupun melakukan transaksi harian.
"Di luar jangkauan dari kota, dibentuklah koperasi desa. Tujuannya adalah biar masyarakat di pedalaman yang jauh dari mana pun, dengan adanya koperasi desa, maka dia tidak ada kesulitan," tuturnya.
Ia menyebut sejumlah kebutuhan yang disediakan melalui KDKMP mencakup berbagai barang penting, mulai dari bahan pangan hingga kebutuhan layanan harian masyarakat.
"Baik itu membeli gas, membeli pulsa, atau apa pun yang lainnya, terutama bahan-bahan seperti beras, minyak, gula, dan sebagainya. Itu tujuannya seperti itu," kata Dudung.
Terkait lokasi gerai KDKMP yang berada cukup jauh dari permukiman warga di kawasan lereng Gunung Ciremai, Dudung menilai hal tersebut bukan menjadi persoalan utama.